Kepsek SMAN 2 Bangkalan Klarifikasi Dugaan Pemaksaan Pembelian Seragam

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) LAKUKAN PEMANGGILAN: Dewan Pendidikan panggil Dindik Jatim cabang Bangkalan dan Kepsek SMAN 2 Pamekasan untuk membahas masalah pembelian seragam.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Kasus dugaan pemaksaan pembelian seragam  di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Bangkalan terdengar oleh Dewan Pendidikan Bangkalan. Pada Selasa (24/8/2021), pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim) Wilayah Bangkalan  dipanggil Dewan Pendidikan Bangkalan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah (Kepsek) SMADA Abdus Syakur menjelaskan, bahwa tidak ada pemaksaan dalam pembelian seragam sebesar Rp1,8 juta. Menurutnya, yang terjadi hanya masalah miskomunikasi.

“Kami juga membebaskan siswa mengenai pembelian seragam itu. Karena ada anak buah saya yang memaksa siswa wajib membeli seragam dengan tunai dan bagi yang tidak mampu,” katanya di depan DP dan Dindik Jatim Wilayah Bangkalan.

Pihaknya mengaku akan menyelidiki lebih lanjut siapa dalang di sekolahnya yang melakukan itu. Dia juga siap memberikan sanksi pada oknum tersebut. Sebab, diakuinya memang banyak wali murid yang mendatanginya secara langsung menanyakan hal itu.

Sementara itu, Kasi SMA-PKLK Cabang Dindik Wilayah Bangkalan, Moh. Fauzi menyampaikan, pihaknya akan menerima segala masukan dari DP bagi sekolah SMA yang memiliki kebijakan kurang bagus dan segera melakukan koordinasi dengan sekolah tersebut.

“Kami akan koordinasikan sekolah-sekolah di masa wabah Covid-19 ini harus ada kebijakan yang lebih fleksibel dan ini juga orang tua atau wali jangan sampai takut menanyakan pada sekolah,” pesannya.

Ketua DP Mustahal Rasyid meminta pembelian seragam sebesar Rp1,8 juta untuk 18 item itu bisa dicicil bagi wali murid yang tidak mampu.

“Tolong, kepada kepsek dan sebagainya datalah orangtua yang tidak mampu dan hapus instruksi seperti itu. Sekali lagi, hapus koperasi sekolah yang berbisnis seragam sekolah dengan sistem seperti itu,” tegasnya. (ina/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *