oleh

Kerajinan Pandai Besi Potensi Desa Paterongan

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Masyarakat di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan sebagian profesinya sebagai pandai besi atau pembuat pisau, celurit atau yang lainnya. Jika berkunjung ke desa yang dikenal ramah itu pasti kerajinan pandai besi sering ditemukan. Bahkan tidak jarang setiap dusun pasti ditemukan ada pengrajin pandai besi.

Seorang pandai besi Salam, mengaku menggeluti profesinya hampir 30 tahun lamanya. Dikatakannya, jika sebelumnya sempat pergi merantau ke Jakarta bahkan ke Sumatra. Namun tak lama kemudian ia pulang ke kampung halaman dan menjalankan profesinya sebagai profesi pandai besinya.

“Dulu saya pernah merantau, tapi gak kerasan akhirnya balik lagi dan jadi pembuat celurit atau pisau ini,” ucapnya.

Hasil dari buah tangannya itu, ia jual ke sejumlah pasar, bahkan ia juga menerima jasa pesanan sesuai selera pemesan.

“Kalau ada pesanan juga saya kerjakan,” terangnya.

Salam menambahkan, untuk pembuatan celurit atau pisau estimasi waktunya tergantung dari besar dan kecilnya. Kalau yang kecil satu hari selesai, kalau besar bisa sampai satu minggu tergantung jumlah pesanannya.

Sementara itu, Kepala Desa Paterongan Ach. Heriyanto mengatakan, profesi pandai besi merupakan penunjang perekonomian warganya. Keberadaanya sudah sejak puluhan tahun.

“Mayoritas warga disini profesinya sebagai pandai besi,” kata Heri sapaan akrabnya.

Pada Tahun 2019 ia mengungkapkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Menengah Kecil (Diskop UMKM) mengadakan workshop pelatihan khusus pengrajin pandai besi dan mengikuti pelatihan ke Bandung. Setidaknya 30 orang warganya mengikuti workshop tersebut.

Heri berharap para pengrajin di desanya itu agar mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab Bangkalan. Sehingga kedepan para pengrajin pandai besi bisa mengembangkan kemampuan serta mengembangkan bakatnya.

“Berharap selanjutnya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, semoga kedepan terus berkembang,” harapnya. (km56).

 

Komentar

News Feed