oleh

Kesadaran Masyarakat Penuhi Target RTH Rendah

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, memasang target 1.122 hektar luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya. Sayang, target itu masih jauh dari harapan. Selain faktor teknis, masih rendahnya luasan RTH juga disebabkan tingkat kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam perluasan RTH, masih minim.

Kepala Bidang (Kabid) Konservasi, Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan DLH Sampang Imam Irawan menyampaikan, kendati saat ini target luasan RTH seluas 1.122 hektar belum tercapai, namun dirinya optimis dalam waktu dekat target itu akan terpenuhi. Terlebih saat ini, luasan RTH terus bertambah setiap tahunnya.

Dirinya mengungkapkan, pemenuhan target luasan RTH harus bertahap. Sebab, pihaknya harus menyesuaikan program perluasan RTH dengan kemampuan anggaran yang terbatas.

“Kami menargetkan RTH seluas 1.122 hektar, saat ini setiap tahunnya yang terealisasi 16 hektar,” katanya, Senin (2/12/2019).

Irawan menyampaikan, kendala untuk memenuhi target luasan RTH tidak hanya disebabkan dari keterbatasan anggaran, akan tetapi, kesadaran masyarakat untuk ikut berperan dalam menambah luasan RTH, juga menjadi kendala yang harus dihadapi.

“Untuk RTH ini masyarakat kurang begitu tertarik, karena fungsi perekonomian tidak tampak, seperti menanam sengon mereka harus menunggu tujuh tahun untuk mengambil hasil,” lanjutnya.

Padahal lanjut Irawan, meski penambahan luas RTH tidak berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, RTH juga memiliki peran paling efektif dalam menangani permasalahan banjir yang ada di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, secara teknis RTH memiliki porsi paling besar dalam mencegah bencana banjir. Dirinya meyakini, fungsi RTH untuk mencegah banjir lebih besar dari penangan banjir melalui sudetan, normalisasi sungai, pengerukan hingga pelebaran sungai, yang sifatnya hanya sementara.

“Untuk menangani banjir ini yang paling bagus dengan penanaman, cuman kita butuh waktu lama. Jadi, fungsi Sumber Daya Alam (SDA) itu harus ada pengelolaan, pelestarian, pemanfaatan, dan pengendalian,” tukasnya.

Namun demikian, pihaknya mengaku tetap akan bersinergi dengan elemen pemerintahan untuk memenuhi target RTH, utamanya dalam menangani permasalahan banjir yang ada di Kabupaten Sampang

“Karena kita bukan dari dinas yang seksi, dan tidak banyak dana maka kita butuh inovasi,” pungkasnya. (km49/pin)

 

Komentar

News Feed