Kesahajaan Mendiang Wakil Bupati Pamekasan Raja’e, Wariskan Keteladanan bagi Generasi Penerus

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRU UMAM SYARIF) KEHILANGAN: Almarhum Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Raja’e. 

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Penghujung 2020 dan awal 2021 masyarakat Pamekasan kehilangan sosok teladan penuh kesabaran. Momentum haru penuh duka seakan mengaburkan meriahnya perayaan tahun baru 2021.Tetesan air mata terasa begitu deras, Raja’e yang sedang diamanahi sebagai wakil bupati Pamekasan periode 2019-2023 telah dipanggil ke Rahmatullahpada 31 Desember 2020.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN.

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran Pamekasan 19 November 1976 itu, kini sudah dipanggil Sang Maha Kuasa. Sosoknya yang sederhana, penuh kesabaran, dan kesahajaan, kini menjadi inspirasi dan pelecut bagi para generasi penerus untuk bisa diteladani.

Sebelum wafat, suami dari Yuni Lailatul Firiah ini telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun masih dirawat di RSUD Soetomo Surabaya

Keseharian Rajaesemasa hidup yang dikenal penuh tanggung jawab dan tidak berjarak dengan siapapun,memantik keharuan mendalam dari semua elemen, termasuk bagi seorang Tidar Anugrah Haq, ajudan Raja’e.

Menurut Tidar, yang sangat sulit terlupakan adalah keramahan, kebaikan, selalu rendah hati, dan bermasyarakat. Sikap itulah yang terus terngiang dipikirannya.

“Beliau ramah, baik,selalu rendah hati, bermasyarakat(tidak mandang lapisan),berjiwa tenang, bertanggung jawab, yang paling terakhir setia dan humoris,”paparnya.

Kesan dari kepribadian mendiang yang juga sulit dilupakan adalah kesederhaannya saat berbaur dengan masyarakat, karana tidak pernah membeda-bedakan saat memberikan sambutan hangat kepada siapapun.

“Kesederhanaan beliau ditunjukan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berdinas maupun menyapa masyarakat,”ulasnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Fathor Rohman, juga mengaku sangat kehilangan terhadap sosok Wabup Pamkeasan Raja’e.

Fathor sudah lama mengenal kepribadiannya, sejak berstatus mahasiswa IAIN Madura dan menjalani kuliah kerja nyata (KKN) dari di desanya. Hubungan baiknya itu berlanjut  hinggaRaja,e menjadi wabup, sebagai mitra kerja untuk kemajuan kabupaten yang berjuluk Gerbang Salam ini.

“Keteladanan yang perlu dicontoh itu, beliau selalu memberi motivasi dan semangat untuk menjalani kehiudpan yang lebih baik, terutama disektor pembangunan yang bisa menyejahterakan masyarakat, dan selalu menjalin komunikasi yang intens antara eksekutif dan legislatif, bagaimana visi dan misi kepala daerah bisa tercapai maksimal,”tukasnya.(waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *