oleh

Kesalahan Teknis, Pembangunan Gedung PENS Berpotensi Labrak Deadline

Kabarmadura.id/Sumenep-Pembangunan gedung Politeknik Elektro Negeri Surabaya (PENS) di Pamolokan Sumenep berpotensi labrak deadline. Pasalnya, ada kesalahan teknis dalam pekerjaan. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep Moh. Jakfar mengatakan, kesalahan teknis dimaksud adalah ketika melakukan pengecoran, para pemborong lupa memasang tembok dan pada saat akan memasang tembok tertutup oleh bekisting.

“Dari awal oleh pemborong tidak diperkirakan. Sehingga akibatnya fatal,” katanya, Kamis (9/8/2020).

Proyek senilai Rp4,3 miliar itu ditarget selesai pada akhir Juli. Sementara pengerjaan saat ini masih tinggal sekitar 50 persen. 

Yang jelas, pembangunan gedung PENS itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab rekanan. Jika telat satu hari saja, itu ditanggung sendiri risikonya, yakni, harus bayar denda. 

”Ada perhitungannya untuk denda tiap harinya,” paparnya. 

Dia mengatakan, proyek yang tengah dikerjakan sekarang ini seharusnya sudah masuk tahap finalisasi. Namun, karena ada kesalahan teknis, maka berpotensi labrak deadline yang seharusnya selesai akhir bulan ini. 

“Pokoknya harus dikebut. Jika tidak pasti labrak deadline,” tegasnya. 

Dia berharap kantor gedung PENS yang tengah dikerjakan sekarang bisa ditempati tahun depan. Kontrakor yang memenangkan proyek tersebut harus menyelesaikan tepat waktu. 

”Harapan kita kepada kontraktor, pembangunan gedung tersebut bisa selesai tepat waktu sesuai masa kontrak,” tukasnya. 

Sementara itu Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep mengatakan, ia mendesak rekanan tepat waktu menyelesaikan pembangunan gedung PENS. Sebab, pembangunan gedung itu membutuhkan waktu cukup lama, tidak sama seperti pengerjaan hotmix dan proyek lainnya. 

“Kualitas harus diperhatikan. Jangan sampai asal-asalan. Anggaran yang digelontorkan juga banyak. Maka harus selesai tepat waktu,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed