Kesejahteraan Veteran di Sumenep Perlu Perhatian Serius

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PRIHATIN: Perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap para veteran dinilai masih kurang maksimal.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pada momentum Hari Pahlawan keberadaan veteran menjadi sorotan. Sebab, sampai saat ini kondisi mereka dianggap masih kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Sementara bantuan selama ini dinilai kurang relevan, terbukti  bantuan selama ini hanya berupa sembilan bahan pokok (sembako).

Ketua Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumenep Husen Satriawan mengakui, perhatian pemerintah terhadap veteran sangatlah kurang. Padahal, para veteran dan janda perintis merupakan bagian dari pahlawan.

“Kami harap pemerintah harus serius dalam kesejahteraan para pahlawan utamanya veteran dan lainnya,” katanya, Rabu (10/11/2021)

Menurutnya, selama ini bantuan dari pemerintah hanya berbentuk sembako. Itu pun nilainya sangat sedikit. Sehingga bantuan itu dinilai kurang mempertimbangkan terhadap nasib veteran.

“Kami kecewa terhadap pemerintah yang seakan veteran hanya dipandang sebelah mata,” ucap dia.

Menurut dia, ke depan akan mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada para purnawirawan serta veteran pahlawan dan keluarga yang ditinggalkan. Mengingat jasa dan perjuangannya dalam memperjuangkan, mempertahankan, sekaligus menjaga kedaulatan Indonesia sangat besar.

“Mereka rela mengabdikan dirinya demi bangsa dan negara dengan nyawa sebagai taruhannya,” tandasnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin, demi menghargai para veteran dan janda perintis tentunya wajib dilakukan penambahan anggaran. Sebab, mereka merupakan pejuang atau pahlawan yang telah berkorban dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

”Veteran di kepulauan juga perlu diperhatikan,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Muhamad Iksan mengakui, pada peringatan Hari Pahlawan saat ini belum ada program khusus bantuan untuk veteran. Diakuinya anggaran yang ada sangat minim.

“Belum ada bantuan yang signifikan untuk veteran mas,” tukas dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Rasadi menuturkan, pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2021 ini, para veteran diberikan bantuan sembako secara simbolis di makam pahlawan Sumenep.

Dikatakannya, bantuan dalam setiap tahunnya sangatlah minim, seperti pada tahun 2020 lalu Pemkab Sumenep mendapatkan anggaran Rp16.500.000. Setiap veteran mendapatkan Rp330.000 yang berbentuk sembako, di antaranya gula, minyak, beras dan mei.

“Bantuan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) itu sangat minim,” ucap pria yang akrab disapa Adi itu.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *