Kesimpulan Cuaca Berbeda, Penumpang Tujuan Masalembu Ditinggal

News7 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Calon penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget 15 hari terakhir, sudah akan diberangkatkan pada hari ini, Jumat (6/1/2023). Kepastian itu lantaran sudah disimpulkan bahwa cuaca sudah membaik.

Anehnya, yang direncanakan berangkat hanya warga dari Kepulauan Kangean, Kepulauan Sapeken. Sedangkan dari wilayah lain di kepulauan, seperti Masalembu, belum diberangkatkan dengan alasan sebalinya, menunggu cuaca bagus. Selain itu, menunggu jadwal pemberangkatan lanjutan dari kapal laut yang menuju pulau tersebut.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget Taufikur Rahman mengatakan, pemberangkatan calon penumpang ke Kangean dan Sapeken direncanakan pada Jumat (6/1/2023) pukul 08.00.

“Tapi infonya dari Syahbandar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD),” katanya, Kamis (5/1/2023).

Hal itu juga dibenarkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Sumenep Mohammad Jakfar. Namun dia mengatakan, jadwal pemberangkatannya pukul 07.00 pagi. Mereka akan diberangkatkan menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bhakti Sumekar (DBS) III.

Baca Juga :  Aktivis Perempuan Sumenep Satukan Persepsi dalam Tangani Kekerasan pada Anak

“Ini berlaku bagi yang hendak menuju Kangean dan Sapeken, untuk lainnya termasuk Masalembu masih menunggu cuaca bagus,” bebernya.

Jakfar menambahkan, ada solusi alternatif untuk pemberangkatan ke Masalembu. Calon penumpang bisa diberangkatkan dari Tanjung Perak, Surabaya. Namun Pemkab Sumenep akan antarkan mereka ke Surabaya dengan biaya ditanggung pemerintah. Pemberangkatan ke Surabanyak diusahakan paling lama Sabtu (7/1/203) atau Minggu (8/1/2023).

“Tidak ada rencana diberangkatkan, karena belum ada kapalnya, dan saat ini masih ada di Posko Pelabuhan Kalinget. Kalau diberangkatkan ke Surabaya duluan tapi kapalnya belum bisa, kan percuma, termasuk biaya makannya nanti.” tegas Jakfar.

Sementara itu, warga asal Desa Sabunten, Kecamatan Sapeken, Badriyansyah, mengakui bahwa akan bisa pulang pada Jumat (6/1/2023). Dia telah mendapat informasi dari salah satu petugas KSOP Kelas V Kalianget.

“Insyaallah besok,” ucap pria yang akrab disapa Yan itu.

Baca Juga :  Usai Lakukan Deteksi Tempat, Satpol PP Pamekasan Akan Tindak Peredaran Rokok Ilegal

Berdasarkan data KSOP Kelas V Kalianget, data terakhir pada Kamis (5/1/2023) pukul 13.12, terdapat 175 orang yang tertahan di Pelabuhan Kalinget. Selain itu, sebagian diinapkan di rumah dinas dinas camat Kalinget.

Rinciannya, calon penumpang tujuan ke Kecamatan (Pulau) Masalembu sebanyak 27 orang, Sapeken sebanyak 19 orang dan Kangean sebanyak 127 orang dan Kecamatan (Pulau) Raas sebanyak 2 orang.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *