Ketika Istri Asep Berlian Merindukan Madura

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) ÈSTOH: Ketika Eka Yuliati berada di Stadion Gelora Bangkalan (SGM) untuk menemani suaminya Asep Berlian.

Kabarmadura.id – Wabah Covid-19 di Indonesia memaksa kompetisi domestik Indonesia dihentikan sementara, serta dalam masa peninjauan hingga 31 Mei 2020, guna kepastian kompetisi. Laga terakhir yang dipertandingkan telah berlalu pada 15 Maret 2020 lalu.

Tak ayal, hampir dua bulan tanpa sepak bola menggugah rasa rindu. Hal itu selaras dengan yang dirasakan Eka Yuliati, istri Gelandang Madura United Asep Berlian.

Bacaan Lainnya

Seperti yang diceritakan Eka Yuliati, dirinya sudah sangat rindu ingin melihat aksi suaminya di lapangan hijau. Sebab, dia sudah terbiasa menonton Asep sejak berstatus pacar. Bahkan, dia mengaku sering mengawal Asep hampir 7 tahun berpacaran. Begitu juga setelah menikah pada tahun 2017 lalu.

“Sudah hampir 7 Tahun dari masih pacaran sampai nikah sering dampingi suami nonton langsung ke stadion. Jadi, sudah terbiasa dengan waktu berjalannya pertandingan. Rindu, sangat rindu melihat suami bermain di lapangan hijau,” ucapnya kepada Kabar Madura, Senin (11/5/2020) sore.

Sejak menikah pada tahun 2017, Asep sering membawa istrinya ke Pulau Garam hingga musim ini sebelum wabah Covid-19 di Indonesia. Kondisi tersebut membuat Eka Yuliati kian familiar dengan masyarakat dan kultur Madura.

Dengan terhentinya Covid-19 ini, kerinduan perempuan kelahiran 5 November 1991 tersebut tidak sebatas nribun, namun dia juga ingin sekali kembali pergi ke Madura.

Selain itu, perempuan asal Bogor, Jawa Barat ini sempat risau dengan pekerjaan sang pujaan hatinya. Tapi, dia tetap bersyukur. Ditambah lagi, dia bisa mengambil hikmah bisa sebulan penuh berpuasa bersama sang suami dan anaknya Yunarizs Azka Berlian.

“Sangat rindu Pulau Garam Madura. Sedikit cemas dan risau karena pekerjaan suami terhambat juga dengan situasi seperti ini, tapi tetap harus bersyukur bagaimana pun keadaannya. Ya, ini baru pertama kali. Di sinilah letak bersyukurnya pertama kali bersama sang suami sebulan full menjalani puasa di rumah di Bulan Ramadan,” pungkasnya. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *