oleh

Ketika Masjid Al-Jaziel Mempermudah Jamaahnya

Kabarmadura.id/Pamekasan-Salah satu tempat ibadah Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan bernama Masjid Al-Jaziel. Dalam kondisi wabah Covid-19 ini, masjid tersebut masih hidup aktivitasnya.

Ketika baru memasuki halaman masjid, sudah tersedia tempat cuci tangan. Jamaah yang tiba di masjid bergantian mencuci tangannya, sebelum memasuki tempat ibadah umat Islam itu.

Seperti yang disampaikan tokoh masyarakat setempat Hamdani, alat cuci tangan itu didapatkan dari Karang Taruna setempat pada pekan kemarin.

“Kemarin itu dapat bantuan dari anak-anak Karang Taruna. Mereka menyiapkan  wastafel portable dan handsanitizer. Jadi, jamaah yang hendak masuk ke sini biasanya cuci tangan dulu di situ,” ucapnya kepada Kabar Madura sembari menunjuk ke tempat cuci tangan, Selasa (21/4/2020) siang.

Berbeda lagi saat jamaah hendak memasuki area dalam masjid. Di atas pintu terdapat tulisan doa memasuki maajid. Begitu juga di atas pintu masjid di bagian dalam terdapat poster bertuliskan doa keluar masjid.

Kala jamaah sudah berada di dalam masjid, mereka terbantu dengan poster bertuliskan doa iktiqaf. Biasanya, sebagian jamaah tidak langaung pulang setelah salat berjamaah.

“Ini memang disiapkan. Kami semua jamaah masjid Al-Jaziel bisa lebih mudah bagi yang belum begitu hafal dengan doa-doa terkait aktivitas di masjid,” terangny.

Tidak sebatas itu, di dinding bagian depan, Takmir Masjid Al-Jaziel juga mempersiapkan doa agar terhindar dari wabah atau penyakit. Itu tertulis di kertas yang ditempelkan.

Kata tokoh masyarakat berusia 51 tahun ini, doa tersebut sudah terpajang seiiring merebaknya Covid-19 di Kabupaten Pamekasan. Sejauh ini, 5 pasien sudah terinfeksi Covid-19 ini.

“Kalau itu memang baru ada dan tidak berbentuk poster. Adanya setelah virus ini sudah tiba di Pamekasan. Jadi selain upaya medis, kami juga melalui upaya religius,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed