Ketua BNK Pamekasan Akui Sulit Tuntaskan Penyalahgunaan Narkoba

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TINGGI: Tingkat penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Pamekasan masih tinggi. itu terlihat dari jumlah kasus yang berhasil diungkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan Raja’e, menyebut kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Gerbang Salam merupakan persoalan menahun yang sulit dituntaskan.

Raja’e menilai, perlu kerja ekstra seluruh elemen masyarakat untuk menuntaskan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Terlebih, saat ini kasus penyalahgunaan barang haram itu, menduduki posisi tertinggi kasus hukum di Kabupaten Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, kasus penyalahgunaan narkoba di bumi pamelingan mendominasi kasus hukum hingga 40 persen.

“Narkoba ini menjadi atensi seluruh kekuatan elemen masyarakat, saya sangat sedih sekali melihat situasi itu,” ungkapnya, Minggu (9/8/2020).

Dirinya melanjutkan, saat ini pihaknya tengah fokus untuk mengubah status BNK menjadi badan narkotika nasional (BNN) untuk memperluas tugas dan fungsi dalam penanganan kasus penyalahgunaan narkoba.

Terlepas dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk menekan kasus penyalahgunaan narkoba itu, dirinya berharap seluruh elemen masyarakat ikut andil untuk memberikan edukasi tentang bahaya latin penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap semua pihak ikut mendorong agar bisa menekan kasus penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. (rul/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *