KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Hingga saat ini hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2024 belum diketahui. Sehingga APBD 2024 berpotensi ditetapkan di penghujung tahun. Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Halili, Minggu (10/12/2023).
Dipastikan, sesuai perjalanannya setiap penetapan APBD akan ada perubahan. Meski tidak signifikan, khusus kegiatan prioritas, seperti bidang kesehatan dan lainnya tidak bisa diotak-atik. Sebab menyangkut keberlangsungan pembangunan ke depan. Sedangkan berkenaan dengan evaluasi, secara umum ada yang perlu dikoreksi dan diperbaiki.
“Kadang rekomendasinya itu ada yang perlu ditindak lanjuti, maka itu perlu ada tanggapan dari kabupaten,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Dari hasil evaluasi atau koreksi Pemprov Jatim masih diperlukan tanggapan yang disepakati antara tim anggaran (timgar) dan badan anggaran (banggar). Sebab menyangkut kebijakan pembangunan. Namun, sejauh ini hasil evaluasi dari Pemprov belum turun. Sehingga belum ada pembahasan eksekutif dan legislatif.
“Kami nanti akan membahas bersama-sama untuk menanggapi hasil evaluasi, hasilnya dikirim lagi ke provinsi, baru setelahnya memproses nomor register. Hingga saat ini tetap koordinasi intens dengan pemprov maupun eksekutif. Sebab, hal yang menjadi pembahasan berkenaan dengan teknis penganggaran,” ucapnya.
Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan Ach. Faisol menegaskan, tahapan evaluasi Pemprov Jatim Saat ini sedang berlangsung. Sehingga diharapkan hasilnya bisa diketahui. Sebab berkaitan dengan APBD semakin cepat semakin baik. “Prinsipnya, semakin cepat semakin baik,” responnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto