Ketua KONI Bangkalan Mengincar Direksi PT. Perseroda

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Istimewa) Fauzan Jakfar Ketua KONI Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangkalan Moch. Fauzan Jakfar mengundurkan diri sebagai anggota Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD). Pengunduran diri dari jabatan tersebut, agar bisa fokus membidangi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang, Kamis (19/8/2021).

Menurutnya, tugas dan fungsinya (tupoksi) akan pecah bilamana memegang dua jabatan di tempat yang berbeda. Apalagi, pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) tahap II juga akan diselenggarakan tahun 2022 ini. “Karena begini, tahun 2022 itu ada Porprov dan pilkades tahap II, mendingan saya fokus untuk mempersiapkan agenda dua tahunan event olahraga tingkat provinsi itu,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain alasan tersebut, Fauzan Jakfar juga mengaku, tidak menutup kemungkinan untuk berpartisipasi dalam seleksi sebagai direksi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD. Sumberdaya yang saat ini berubah nama menjadi PT. Perseroda Bangkalan. “Infonya memang ada seleksi, jadi ketika kami bisa berpartisipasi mengapa tidak?. Untuk lebih jelasnya, silahkan tanyakan langsung pada tim panitia seleksi (pansel),” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pansel PT. Perseroda, Moh. Fahri mengaku, saat ini memang sudah ada beberapa nama calon peserta Direksi PT. Perseroda. Hanya saja, pihaknya enggan menyebutkan identitas calon tersebut. “Kami masih menunggu petunjuk dari pak bupati. Sekarang kan 100 persen sahamnya milik pemerintah daerah, jadi minta petunjuk pak bupati terkait dengan calon. Kayaknya, sudah ada konsep dari pak bupati, tinggal dibahas dengan panitia. Untuk sekarang nama-nama itu belum bisa kami umumkan,” responnya.

Menurutnya, nama-nama kandidat calon Direksi PT. Perseroda akan diserahkan oleh bupati kepada pansel. Sebab, nantinya pansel yang akan melakukan penilaian. “Persyaratannya, kami tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Nanti kami kaji latar belakang pendidikannya, dan kaji secara administrasi dulu,” tandasnya. (ron/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *