Ketua PWI Singgung Pilar Keempat Demokrasi saat Bukber dengan Pemkab Pamekasan

KABAR MADURA | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mengapresiasi pemerintah setempat yang merajut kebersamaan dengan wartawan, di Pendopo Ronggosukowati, Ahad (7/4/2024) pukul 16.30 WIB.

Rajutan kebersamaan tersebut dikemas dengan buka bersama. Selaku penyelenggara teknis kegiatan itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskokinfo) Pamekasan mengangkat tema “Merajut Kebersamaan Mewujudkan Pamekasan Inovatif”.

Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menyatakan, acara tersebut sangat baik. Selama ini, katanya, nyaris tidak ada forum-forum informal untuk diskusi bersama secara intensif antara pemerintah dengan wartawan.

”Tentu di samping itu, acara ini memperkuat budaya silaturrahmi yang memang dianjurkan oleh agama kita. Dengan silaturrahmi, insya Allah kesehatan kita makin baik dan dilimpahi kelancaran rezeki,” terangnya.

Baca Juga:  Dirut Kabar Madura: Madura United Sangat Menghargai Kearifan Lokal

Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep itu berharap forum-forum informal yang mengetengahkan diskusi antara pers dan pemerintah menjadi budaya yang kental di Bumi Gerbang Salam.

”Karena kita (pers dan pemerintah, red) sama-sama adalah pilar demokrasi. Pers pilar demokrasi keempat tentu punya peranan penting dalam pembangunan bangsa,” terang alumnus Pascasarjana IAIN Madura itu.

Dalam kesempatan itu, Dosen Praktisi Universitas Madura (Unira) tersebut berterima kasih karena Pemkab Pamekasan hingga kini menghargai keberadaan jurnalis. Kolaborasi yang terbangun baik sejauh ini penting dirawat secara berkesinambungan.

Baca Juga:  FGD Jilid 1, PWI Pamekasan Bedah Perda 2/2022 dan Deklarasi Kemerdekaan Petani Tembakau

Sementara itu, Pj Bupati Pamekasan Masrukin sangat mengapresiasi kontribusi media dalam pembangunan Kota Gerbang Salam.

Apresiasi tersebut, kata Masrukin, tidak terlepas dari media memberikan peran dalam mengontrol jalannya pemerimtahan melalui kritik membangun.

Menurutnya, kritikan tersebut bisa membantu memberikan masukan bagi Pemkab Pamekasan agar terus lebih baik ke depan.

“Tanpa media, kami hidup di ruang kosong. Ibarat kami tidak pegang HP (handphone) tanpa sinyal, bingung. Apa yang akan kami lakukan,” ujar Masrukin.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *