oleh

Kewajiban Toko Waralaba Jual Produk Lokal Pamekasan, Akan Dikuatkan dengan Perda

KABARMADURA.ID, Pamekasan-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan berencana membuat regulasi untuk pasar rakyat di Pamekasan. Salah satunya mengatur pusat perbelanjaan dan swalayan.

Dikatakan Kepala Disperindang Pamekasan Achmad Sjaifudin, nantinya di pasar rakyat tersebut akan diatur mulai perizinan dan tata kelolanya.

“Saat ini sedang proses finalisasi. Intinya nanti pasar rakyat seperti Indomaret, Alfamart dan pasar swalayan lainnya akan kami atur lebih detail lagi,” terangnya, Selasa (2/3/2021).

Mengenai moratorium tentang penghentian izin pasar modern atau swalayan waralaba tetap berlaku hingga nanti peraturan daerah (perda) tentang pasar rakyat sudah disahkan oleh DPRD.

“Kalau perdanya sudah disahkan, baru nanti kami evaluasi apakah toko modern ini masih bisa masuk di Pamekasan atau tidak, pokok nya untuk moratorium pasar modern kita tunggu finalisasi perda itu,” tambah Sjaifuddin.

Menurutnya sesuai Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, sudah diatur tentang perdagangan di Indonesia dan perizinannya.

Dalam aturannya, pemerintah harus memudahkan para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Apalagi, tambahnya, saat ini Indonesia masih dalam wabah Covid-19, di mana pemerintah mempunyai tanggung jawab agar ekonomi di Indonesia segera pulih.

“Intinya toko modern di Pamekasan ini mempunyai kewajiban menjual produk asli Pamekasan. Mereka tidak menjual hasil produksi luar, tapi juga menampung produksi asli sini,” ungkapnya.

Karena itu memang sejalan dengan program prioritas bupati Pamekasan, yakni menciptakan Wira Usaha Baru (WUB) di Kabupaten Pamekasan.

“Nanti prodak asli daerah ini akan kamk pasarkan juga di toko modern. Yang penting kualitasnya harus sesuai standar yang ada,” Sjaifuddin mengakhiri.

Reporter: Zubaidi

Redaktur. WA. Husna

Komentar

News Feed