Kewajiban Vaksinasi Siswa SMA di Pamekasan Dilonggarkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) CEGAH PENULARAN COVID-19: Cabdindik Jatim Pamekasan kerja sama dengan Dinkes untuk melakukan vaksinasi.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur (Jatim) Pamekasan melonggarkan aturan vaksinasi kepada siswa sekolah menengah atas (SMA) Hal tersebut sebagai upaya agar siswa bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Menurut Kepala Cabdindik Jatim Pamekasan Slamet Goestiantoko, pada dasarnya untuk siswa pada jenjang pendidikan SMA sederajat diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi untuk mendukung kekebalan kelompok (herd immunity).

Bacaan Lainnya

“Kami sedang proses vaksinasi, sesuai dengan aturan di pusat, bahwa pelajar wajib divaksin, Sebagian sudah ada yang divaksin,” paparnya, Kamis (28/7/2021).

Dijelaskannya,  terkait mekanisme vaksinasi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinkes Pamekasan agar semua siswa bisa dicover. Dengan begitu, menurutnya, proses vaksinasi bisa diserahkan kepada tenaga kesehatan sesuai lokasi yang ditentukan.

“Pengusulan sesuai dengan data pokok pendidikan (dapodik) namun untuk kemampuan vaksinnya masih belum diketahui,” urainya.

Sedangkan untuk siswa yang tidak divaksin, menurutnya, tidak ada konsekuensi khusus pada saat pelaksanaan PTM. Ditambah lagi, alasan tidak divaksin tersebut berdasar analisa medis yang didiagnosa nakes.

“Tidak maunya karena bermacam-macam hal. Takutnya memang ada sakit, atau ada kelainan, bukan ujug-ujug tidak boleh, lihat dulu alasannya,”urainya.

Ia juga menjabarkan, untuk pelaksanaan PTM masih belum diketahui, karena saat  ini masih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Untuk pelaksanaan PTM belum ada skemanya, kami menunggu surat edaran,” tukasnya. (rul/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *