oleh

Khawatir Tumpang Tindih, Dinsos Sampang Diminta Evaluasi Bansos PKH

KABARMADURA.ID, Sampang – Banyaknya bantuan sosial perlu adanya pengawasan dan evaluasi dari berbagai pihak. Salah satunya, bantuan sosial (bansos) untuk usia lanjut program Covid-19 yang diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur belakangan ini.

Disinyalir bantuan itu menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang sama persis dengan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Sehingga, dipastikan khusus usia lanjut dalam sebulan atau tiga bulan sekali menerima bantuan dari dua sumber berbeda.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Shohebus Sulton. Dia mengungkapkan jika bansos untuk usia lanjut sama persis dengan penerima PKH.

“Pada program PKH banyak penerima yang berusia lanjut. Nah, program bansos Covid-19 ini targetnya sama. Sehingga penerimanya juga sama,” ungkapnya.

Sementara menurutnya, masih banyak orang lanjut usia (lansia) yang belum menerima bantuan apapun. Sehingga, lanjut dia, mestinya bantuan difokuskan pada lansia yang belum menerima bantuan.

Ditambahkan Sulton, selama ini dipastikan para lansia penerima bantuan PKH otomatis akan menerima bansos dampak Covid-19. Sehingga dinilai perlu adanya evaluasi. Sehingga, pemberian bantuan lebih merata.

“Saya meminta Dinas Sosial (Dinsos) Sampang melaporkan kasus ini. Sebab masih banyak lansia yang tidak menerima bantuan. Ini perlu adanya laporan dari bawah.

Terpisah, Kepala Dinsos Sampang Moh. Amiruddin berusaha ditemui ke meja kerjanya tidak berhasil. Bahkan berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya tidak ada tanggapan. “Kepala dinas masih rapat mas,” kata salah satu staf di Kantor Dinsos Sampang. (km54/mam)

Komentar

News Feed