Khidmat, RSUD MA Sumenep Lantunkan Shalawat Nabi

  • Whatsapp
(FOTO: RSUD MA for Kabar Madura) BERSYUKUR: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (MA) diharapkan, menjadikan pelayanan terhadap masyarakat bisa diterapkan melalui sikap ala Rasulullah.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Demi memperoleh syafaat dan barokah Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW, seluruh karyawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (MA) Sumenep melaksanakan maulid nabi. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan ini, cukup khidmat dan disambut antusias oleh seluruh karyawan, Rabu (17/11/2021).

Acara yang diawali shalat berjamaah dhuhur ini sedikitnya dihadiri kurang lebih 50 karyawan. Mereka secara seksama dan penuh renungan melantunkan bacaan shalawat nabi. Selain itu, mantan Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim juga hadir sebagai penceramah tentang keagamaan dalam kegiatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Direktur RSUD dr. H. MA Sumenep Erliyati mengatakan, ceramah yang disampaikan cukup berkesan dan sangat bersentuhan langsung dengan sikap kinerja para karyawan. Yakni, sebagai pelayanan di bidang kesehatan. Sehingga harus mampu mengoptimalkan pelayanan, cara bersikap dan lainnya untuk senantiasa meniru Rasulullah SAW.

“Semoga syafaat nabi mengalir terhadap umatnya. Inti dari kegiatan ini, secara umum mampu menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan mampu mencontoh sikap Nabi Muhammad SAW yang bisa diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, peringatan maulid nabi bernilai ibadah. Sebab secara tidak langsung ikut serta mengumbar kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semua itu, tidak lain sebagai bentuk cerminan dan rasa cinta hingga perhormatan terhadap nabi yang telah membawa rahmat bagi umat islam.

“Maulid nabi ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya ada nilai moral yang bisa diambil dengan memahami akhlak terpuji dalam kisah teladan yang beliau terapkan di dunia ini,” papar perempuan yang akrab disapa Erli.

Lebih lanjut Erli menjelaskan khusus nilai sosial, dengan memuliakan dan memberikan jamuan makanan kepada para tamu, terutama dari golongan fakir miskin dalam kegiatan maulid nabi merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.   “Hal ini sangat dianjurkan oleh agama. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya acara ini, semuanya senantiasa berada di jalan Allah SWT,” harapnya. (*)

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *