KI Sumenep Tangani Belum Tuntaskan Satu Sengketa Informasi Tahun 2019

  • Whatsapp
(FOTO: KI for Kabar Madura) SELALU ADA: Salah satu pemandangan sidang sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Sumenep, yakni Moh. Sidiq melawan Kejari Sumenep, Rabu (29/9/2021).

KABARMADURA.ID;SUMENEP-Sengketa informasi di Sumenep masih ada yang belum bisa teratasi. Bahkan ada kasus yang terjadi sejak 2019, belum terselesaikan hingga 2021. Dari data Komisi Informasi (KI) Sumenep, dari 343 kasus ditangani, yang dapat diselesaikan sebanyak 305 kasus. Catatan itu terhitung sejak tahun 2017 hingga 2021.

Menurut Ketua Komisi Informasi (KI) Badrul Akhmadi, tidak mudah menyelesaikan kasus yang banyak itu. Tetapi, butuh proses. Seperti sisa kasus tahun 2019 yang saat ini masih dalam proses sidang.

“Kasus tahun 2019 saat ini masih duplik dari termohon dan agenda selanjutnya, putusan sela pada eksepsi termohon,” katanya, Rabu (29/9/2021)

Dia menjelaskan, masih banyaknya jumlah pengajuan sengketa informasi, bukan berarti keterbukaan informasi di Sumenep itu rendah. Menurutnya, yang terpenting adalah efektivitas proses penyelesaian sengketa informasi dan kualitas dari putusan penyelesaian sengketa informasi tetap berjalan.

Badrul memastikan semua kasus sengketa informasi akan diselesaikan dengan baik. Sebab, menurutnya sudah banyak kasus yang terselesaikan.

“Lebih banyak kasus yang terselesaikan dari pada belum diselesaikan. Jadi, harus menunggu ya,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep Muhammad Nudin. Kasus sengketa informasi akan selalu ada setiap tahun.

Berdasarkan rangkuman catatannya, yang paling dominan menjadi sengketa informasi adalah persoalan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Penyelesaian sengketa itu didasari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi.

“Kami harap kasus sengketa informasi semakin menurun. Sehingga perselisihan akan semakin menurun pula,” tegasnya.

SENGKETA INFORMASI DI KI SUMENEP

2017: 151 kasus

2018: 87 kasus

2019: 31 kasus (sisa dua kasus)

2020: 28 kasus

2021: 8 kasus (belum teregistrasi)

Jumlah kasus selesai: 305

Jumlah kasus belum selesai: 38

 

KASUS SENGKETA INFORMASI TIDAK TERSELESAIKAN

 

2019: 2 kasus

  1. Moh. Sidik dengan Kejari Sumenep
  2. Moh. Sidik dengan Kejari Sumenep

Keduanya tentang tindak pidana korupsi (Dalam proses penyelesaian)

 

2020: 28 kasus

Salah satunya, Mas’udah dengan Pemerintah Desa Dungkek tentang salina dokumen APBD desa (DD/ADD)

 

2021: 8 kasus

  1. Moh.Sidiq dengan Pemkab Sumenep
  2. Moh.Sidiq dengan Pemkab Sumenep
  3. Moh.Sidiq dengan Kejari Sumenep
  4. LSM Makar dengan SDN 1 Lobuk
  5. M. Ridwan dengan Desa Sera Timur
  6. M. Ridwan dengan Desa Sera Tengah
  7. M. Ridwan dengan Desa Gilang
  8. Moh. Sidiq dengan Pemkab Sumenep

 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *