Kiai Nawawi Wafat, Alumni dan Wali Santri Dilarang Datangi Ponpes Sidogiri

  • Whatsapp
Almarhum KH Nawawi Abdul Jalil. (Foto: Ist)

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Wafatnya Hadratussyaikh KH Nawawi Abdul Jalil membawa duka yang sangat mendalam tidak hanya bagi santri dan keluarga almarhum. Namun, para wali santri dan alumni sangat bersedih. Mereka sangat ingin melayati ulama yang memimpin Ponpes Sidogiri sejak 2005 itu.

Namun, keinginan tersebut harus ditahan. Sebab, pihak keluarga dan pengurus Ponpes Sidogiri dengan tegas melarang alumni, wali santri, dan simpatisan mendatangi Sidogiri. Hal itu disiarkan langsung di media sosial resmi Ponpes Sidogiri, Ahad (13/6/2021), beberapa jam usai Kiai Nawawi menghembuskan nafas terakhirnya.

Bacaan Lainnya

Maklumat tegas Ponpes Sidogiri tersebut bukan bermaksud zalim. Tapi, itu sebagai wujud kepedulian dalam membentuk kian merebaknya wabah Covid-19.

“Kami tentu sangat ingin melihat wajah terakhir beliau; ingin mengiringi beliau saat dikebumikan,” ujar salah satu alumni, Muhammad Syahrir.

Pengurus MWCNU Pakong, Kabupaten Pamekasan tersebut mengungkapkan kezuhudan dan kebersahajaan almarhum Kiai Nawawi. Menurutnya, Kiai Nawawi merupakan ulama yang dikenal sebagai ulama zuhud dan bersahaja.

“Salah satu bukti kezuhudan beliau yang sangat terkenal ialah saat suatu waktu beliau ke Surabaya. Bawa mobil. Pulangnya naik bus. Mobil ditinggalkan. Saat dikonfirmasi, beliau dengan santai menjawab lupa,” tegas Syahril.

Pria asal Pakong, Kabupaten Pamekasan tersebut menegaskan, bagi Kiai Nawawi, dunia ini hanyalah sementara. Sehingga, hatinya tidak terikat oleh kehidupan yang fatamorgana ini.

Dalam hal kesahajaan, ungkapnya, Kiai Nawawi dikenal sebagai kiai yang suka blusukan ke kamar-kamar santri. Tanpa berjarak, Kiai Nawawi sangat dekat dengan santrinya.

“Beliau tidak sungkan membangunkan sendiri para santri untuk beribadah dan belajar. Beliau menghendaki para santrinya memuthala’ah pelajaran di malam hari. Kami bersaksi beliau orang baik,” tegas Syahril. (nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *