oleh

Kiai Syamlan: Santri Harus Mengedepankan Akhlak

SUMENEP-Dewan Pengasuh Pesantren Maslahatul Hidayah (Masda) Errabu Bluto Sumenep Kiai Syamlan Alfarisi mengutarakan, santri yang berhasil adalah santri yang mengedepankan akhlak dalam segala halnya. Menurutnya, setidaknya ada tiga prinsip yang harus ditanam dalam diri santri.

Pertama, berkhidmat, bisa bekerja dan memberikan contoh yang bagus, menolong sesama. Kedua, tarbiyah, mendidik atau bisa mengajarkan di dalam maupun di luar sekolah. Ketiga, Istikamah, terus menerus dalam hal melakukan kebaikan.

“Mari kita ramaikan pondok pesantren dengan menjadikan santri yang beradab,” katanya dalam Temu Alumni dan Halal Bihalal IKA-MM, Sabtu (8/6).

Sementara itu, Kiai Amiruddin Nawawi menyampaikan, salah satu keuntungan orang yang pernah belajar di dunia pendidikan adalah ilmu. Dari semula seseorang tidak tahu, di pesantren santri dididik hingga menjadi tahu.

Santri kemudian keluar dari pesantren dan tinggal dengan masyarakat di banyak tempat. Satu-satunya harapan, kata Kiai Amin, apa yang telah diajarkan di pesantren dapat diamalkan di tengah-tengah masyarakat.
“Saya hanya numpang manfaat. Semoga menjadi barakah meskipun hanya sedikit,” paparnya.

Kiai Amiruddin kemudian berpesan, khususnya kepada santri yang sudah menjadi alumni, agar saling mengingatkan satu sama lain dan tidak lupa kepada pesantren.

“Saya hanya ingin menitipkan, jangan tinggalkan pesantren, jangan buang, jangan mengentengkan, ramaikanlah, bikinlah nyaman, perbaiki apa yang bisa diperbaiki,” pungkasnya. (km45/pai)

Komentar

News Feed