oleh

Kian Menjamur, Mayoritas Kafe di Pamekasan Tidak berizin

Kabarmadura.id/Pamekasan-Menjamurnya kafe baru di Pamekasan, rupanya tidak dibarengi dengan pengurusan izin. Sekitar 20 kafe yang teridentifikasi Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, hanya 3 yang menyelesaikan perizinannya.

Menurut Kepala DPMPTSP Pamekasan Agus Mulyadi, sebenarnya pengurusan izin untuk membuka kafe baru sangatlah mudah, yakni dengan menyiapkan beberapa berkas persyaratan dan dilayani di Mall Pelayanan Publik (MPP).

Dalam peroses perizinannya harus ada dua tahapan yang perlu diselasaikan, yang pertama melalui online single submission (OSS) yang dilakukan secara online, kemudian izin komitmen dengan pemerintah daerah. Apabila keduanya tidak ditempuh, maka proses untuk membuka kafe baru tidak bisa dilakukan.

“Komitmen kami akan melayani sebaik-baiknya , dengan  maksimal, dan tolong untuk pemohon izin untuk melengkapi berkas-berkas permohonan izinnya,” paparnya, Selasa (4/2/20).

Berdasar pantauan DPMPTSP, 17 kafe yang ada di Kabupaten Gerbang Salam ini hanya menyelesaikan izin OSS-nya tanpa menyelesaikan proses selanjutnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

“Dari sekian persyaratan yang di antaranya harus bersertifikat, IMB-nya, jika salah satu saja tidak ada di berkas pengajuan, maka izinnya tidak diproses, ada sebelas berkas yang harus dilengkapi” tuturnya.

Untuk sosialisasi bagi pemilik kafe, pihaknya mengklaim sudah dilakukan, bahkan diundang secara khusus untuk memberikan  pemahaman tentang penting mengurus izin, namun  tidak semuanya hadir.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Pamekasan Rida’i berharap supaya semua pemilik kafe yang berada di lingkugan Pemkab Pamekasan bisa segera mengurus izinnya, sebab dirinya memandang, jika hidup di negara hukum, maka wajib hukumnya untuk mematuhi setiap peraturan yang ada.

“Kami berharap agar semua pengusaha kafe bisa segera memproses perizinannya,”tandasnya. (rul/waw)

 

Komentar

News Feed