Kinerja Bupati Pamekasan Dapat Acungan Jempol dari Dahlan Iskan

(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) DISEBUT ANTI MAINSTREAM: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memberikan cinderamata untuk Prof. Dr (HC) Dahlan Iskan usai menjadi pembicara pada sarasehan pendidikan dan kebudayaan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Minggu (22/5/2022).

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Kerja nyata bidang pendidikan dan perekonomian Bupati Pamekasan Baddrut Tamam diapresiasi sejumlah kalangan, karena disebut dapat berkontribusi untuk percepatan pembangunan.

Apresiasi itu salah satunya disampaikan Prof. Dr (HC) Dahlan Iskan saat menjadi salah satu pembicara pada  sarasehan pendidikan dan kebudayaan dengan tema “Membangun Manusia Indonesia” di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Minggu (22/5/2022).

Menurut Dahlan Iskan, program yang sudah berjalan di bawah pimpinan Bupati Baddrut Tamam sangat perlu diapresiasi, sebab berhasil melaksanakan dengan cara yang luar biasa dan jarang dilakukan dari sosok pemimpin lainnya di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Bupati Pamekasan ini anti mainstream, yang selalu mengambil langkah yang orang lain tidak ambil dan saya menyaksikannya,” tuturnya.

Sedangkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menjelaskan, bidang pendidikan menjadi salah satu konsentrasi program prioritas pada masa kepemimpinannya. Sebab, jika diperbandingkan antara jumlah lembaga pendidikan dan jumlah penduduk, sangat ideal.

Dijelaskan terdapat 13.999 jumlah sekolah, madrasah, pesantren, masjid dan musala, ada dengan jumlah penduduk 890.000 jiwa, artinya mayoritas warganya berdekatan dengan tempat pendidikan.

Namun faktanya, ada bahaya narkoba yang siap merongrong kehidupan masyarakat, sehingga perlu ada kolaborasi efektif untuk memeranginya dengan dorongan pelaksanaan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

“Orang Madura ini etosnya mesti bagus, atmosfernya mesti positif, pada teori the low interaction itu, orang positif mesti menebar kebaikan yang positif dan orang yang dalam dirinya negatif akan menyebarkan atmosfer yang negatif,” paparnya.

Program pendidikan itu, dijelaskannya, sudah memberikan beasiswa santri kepada pada tahun 2020 untuk 1.665 santri dan 2000 santri pada tahun 2021. Program itu dikerjasamakan dengan 37 pesantren mitra. Tidak cukup itu, ada program beasiswa kedokteran dan fasilitas kepada sekolah kedinasan, akmil serta akpol.

Sedangkan kepeduliannya kepada dunia usaha, diwujudkan melalui berbagai pelatihan wirausaha baru (WUB). Pesertanya dilatih berwirausaha, diberi modal usaha, difasilitasi tempat penjualannya. Dia meyakini, peluang usaha masa depan akan didominasi oleh pelau usaha kecil menengah (UKM).

“Cara itu kami pilih untuk mendorong percepatan dan penyediaan modal yang kooperatif,” ulasnya.

Reporter: Mahrus Soleh

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.