oleh

Kios dan Los Tidak Tercukupi,  Terpaksa Berjualan Dipenampungan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kebutuhan kios dan los di Pasar Pakong, Kabupaten Pamekasan, sejauh ini belum terpenuhi secara keseluruhan. Sekitar 650 pedangan yang sudah menempati los dan 500 pedagang menempati kios.

Pada tahun 2020 ini ada sekitar 46 kios dan los yang akan dibangun melalu dua sumber dana. Yakni melalui Anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan anggaran pendapatan belanja negera (APBN).

Rinciannya, sebanyak 25 los dan 10 kios akan dibangun menggunakan APBN. Sisanya sebanyak 11 kios bersumber dari APBD. Hal ini diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen dan kemetrologian, Disperindag Pamekasan, Imam Hidajad, Minggu (06/09/2020).

Menurutnya, meski ada pembangunan pada tahun 2020 ini, untuk pemenuhan kios dan los kepada sejumlah pedagang yang belum memperoleh  tempat berjualan belum bisa dipastikan. Sebab, masih terdapat puluhan pedagang lainnya yang sudah masuk list penempatan.

“Para pedagang yang masih belum punya tempat berjualan mereka menempati penampungan sementara. Insyallah pada tahun 2020 ini akan menyelesaikan kekurangan kios dan los,” janjinya.

Dia menegaskan ada ruang lantai 2 yang bisa ditempati pedagang yang akan menampung 100 orang, tetapi yang menjadi persoalan para pedagang, enggan menempati ruangan tersebut dengan alasan tempatnya di lantai 2.

“Di Lantai 2 itu kalau kami lihat dan di sekat ukuran yang standar itu bisa menampung kurang lebih 100-san, hanya para pedagang semenatara ini belum mau ditempatkan dilantai 2, artinya kalau pedagang mau, maka bisa terpenuhi semua,” tuturnya.

Sementara itu,  Salah seorang pedagang di Pasar Pakong yang tidak ingin disebut namanya meminta pemkab menyegerakan penyelesaian pembangunan yang telah direncanakan. Sebab pasar merupakan penggerak utama ekonomi masyarakat.

“Kaulah ngarep pembangunan kios dan los tulih merah (kami ingin pembangunan kios dan los seger selesai),”singkatnya.  (rul/ito)

Komentar

News Feed