oleh

Kiper Ridho Betah di Madura Lantaran Banyak Pesantren

Kabarmadura.id-Kiper M. Ridho Djazulie yang bergabung awal musim 2019 bersama Madura United, langsung masuk skuad utama. Bahkan, dia tetap konsisten meski sembari membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia tahun ini.

Penjaga gawang yang identik dengan nomor punggung 20 itu, membocorkan rahasianya mengapa langsung bersedia membela Madura United. Adalah lantaran di Pulau Madura banyak pondok pesantren (ponpes).

Menurut palang pintu terakhir asal Pekalongan itu, banyaknya ponpes di Pulau Garam ini diyakininya dapat memberikan ketenangan menjalani hidup.

Prediksi Ridho ternyata terbukti. Dia mengaku senang dengan kehidupan di Madura. Lebih-lebih, asrama pemain Madura United di Bangkalan berdekatan dengan Masjid Syaikhona Kholil Martajasa.

“Iya sebenarnya itu salah satunya, banyak faktor lain. Di Madura itu banyak pondok. Jadi, saya pikir akan memberika ketenangan bagi saya. Dan itu benar, saya jadi sangat tenang dengan itu,” ceritanya.

Di samping itu, mantan penjaga gawang Borneo FC itu mengungkapkan, secara kehidupan, di Madura cukup baik, lantaran tidak tergolong kota besar seperti Surabaya, serta tidak jauh dengan kota besar.

“Enaknya juga di sini itu bukan kota besar seperti Surabaya, Jakarta, bukan saya tidak mau tinggal di kota besar, tentu cobaannya akan lebih besar. Tapi bagusnya juga tidak jauh, jadi saat ada keperluan deket,” sambungnya.

Saat ini, kiper Madura United itu tengah fokus bersama timnya di Malang, lantaran akan menghadapi Arema FC dalan laga pekan ke-27 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (8/11/2019) sore. (idy/waw)

Komentar

News Feed