oleh

Kiprah Dokapi, Komunitas Penjemput Kesejahteraan Peternak

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Para peternak kambing, sapi dan domba di Pamekasan, kini memiliki rumah untuk berbagi pengalaman dan tentunya meningkatkan penghasilan dari ternak. Namanya, Komunitas Domba Kambing dan Sapi (Dokapi).

Komunitas ini, bagi kalangan peternak di Pamekasan sudah sangat akrab dan populer. Utamanya, ketika sukses menggelar festival hewan kurban dengan sistem penjualan timbang hidup beberapa waktu lalu.

Dari sisi anggota, memang belum menyentuh seluruh peternak di Pamekasan. Saat ini, anggotanya masih berjumlah 62 orang peternak. Tujuan dibentuknya komuitas ini, agar para peternak di Pamekasan bisa menjemput kesejahteraan lebih awal.

“Dokapi bukanlah komunitas pedagang sapi, kambing dan domba. Namun, kami adalah komunitas yang ingin menjadi pengusah ternak dan mendorong lahirnya pengusaha ternak lainnya,” ucap Penggagas Dokapi Pamekasan, Moh. Tamyis.

Sebagai upaya mencetak pengusaha ternak, urai Tamyis, pemeliharaan dan pemberian pakan adalah jenis usaha yang harus diperhitungkan untung ruginya sebagai modal. Diharapkan, peternak dapat memenuhi standar pakan yang berkualitas, sehingga bisa menciptakan pakan yang memiliki protein tinggi dengan membuat pakan fermentasi.

Mengingat pemeliharaan sebagai modal, Dokapi juga mendorong agar peternak mengasuransikan usaha ternak sapi (AUTS).

“Dengan diasuransikan, tingkat risiko ada yang menjamin. Ada program asuransi AUTS  dengan membayar premi sebesar Rp40 ribu per tahun. Manfaatnya sangat besar, semisal hewan ternak hilang atau mati ada jaminan premi sampai Rp10 juta,” urai Tamyis.

Selain pemiliharaan, Dokapi juga mendorong mengubah kotoran ternak menjadi pupuk organik.

“Dokapi ini berdiri tahun 2019, memang dibentuk agar menjadi media peningkatan kesejahteraan para peternak di Kabupaten Pamekasan,” ungkap Moh. Tamyis yang juga selaku bendahara Dokapi dan kepala Desa Samatan Proppo itu. (ali/bri/waw)

Komentar

News Feed