oleh

Klaim 30 Pasien Covid-19 di Sumenep Ditolak

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pengajuan klaim pembiayaan pasien Covid-19 yang diajukan rumah sakit tidak dipastikan semua dikabulkan. Hal itu  terbukti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumenep dr. H. Moh. Anwar, dari pengajuan pembiayaan Rp4,7 untuk 66 pasien Covid-19 hanya diakui sebanyak 36 pasien Covid-19 atau senilai Rp2,9 miliar. Sehingga ada sekitar 30 pasien yang ditolak sebagai pasien Covid-19.

Direktur RSUD Sumenep dr. H. Moh. Anwar Erliyati mengatakan, klaim pasien Covid-19 itu sejak bulan Agustus 2020 lalu. Dari sekian yang diajukan baru terealisasi Rp2,9 miliar.

“Pengajuan dilakukan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui BPJS Kesehatan,” katanya, Selasa, (23/2/2021)

Tidak diterimanya klaim pasien Covid-19, karena dianggap tidak memenuhi persyaratan. Salah satunya, nama pasien tidak sesuai dengan nama yang diajukan termasuk pelayanan lainnya.

“Kami berharap dalam setiap yang diajukan dapat terkabul,” paparnya.

Dia mengatakan, jika klaim pasien Covid-19 tidak cair, maka akan menghambat kinerja para tenaga kesehatan (nakes). Sebab, pembiayaan cukup banyak, yakni paling rendah sekitar Rp8 juta. Itupun untuk pasien dalam pengawasan (PDP)

“Kalau tidak cair, kami mau utang kemana,” ujarnya.

Diketahui, klaim tersebut bukan tanpa dasar. Yakni, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Nomor. HK. 01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi RS yang Menyelenggarakan Pelayanan Covid-19.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Fitri Choirudin mengatakan, klaim pasien Covid-19 sudah diajukan sesuai pengajuan dari RSUD Sumenep dr. H. Moh. Anwar. Jika ada kesalahan atau tidak memenuhi persyaratan. Maka, murni kesalahan dari yang mengajukan.

“Kami hanya mengajukan, dan tidak mempunyai kebijakan mengenai pencairannya,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya, pada tahapan sebelumnya RSUD Sumenep sudah mendapatkan dana secara bertahap, pada tahap I Rp243 Juta untuk 14 pasien, Tahap II Rp3 miliar untuk 62 pasien, Tahap  III Rp4 miliar untuk 90 pasien Covid-19. (imd/mam)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed