oleh

Klaim Biaya Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19 Tidak Cair Penuh

KABARMADURA.ID – Klaim biaya pasien Covid-19 yang meninggal dunia,terlebih dana pemulasaran jenazah, hingga saat ini tidak terkabulkan semua. Sehingga, dananya masih mengambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep melalui alokasi belanja tak terduga (BTT).

Direktur RSUD Sumenep dr. H. Moh. Anwar Sumenep Dr. Erliyati mengatakan, dari 16 pasien Covid-19 yang meninggal, klaim biaya pemulasaran jenazahnya tidak cair semua.

“Saat ini tinggal 6 orang yang masih belum dicairkan dan 10 orang sudah cair,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Dia menyampaikan, dari piutang yang diambil dari dana BTT akan dibayar sebelum tanggal 15 November 2020. Secara keseluruhan, dana yang mengambil dari dana BTT senilai Rp4,7miliar. Dana itutelah digunakan untuk kebutuhan Covid-19 termasuk pemulasaran jenazah.Sisanya saat ini Rp900 juta. Pedomannya berdasarkan Kemenkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/238/2020.

Klaim selanjutnya, akan dilakukan melalui BPJS Kesehatan dan diajukan pada Kemenkes. Sehingga, dapat difungsikan untuk pembayaran semua kebutuhan pasien Covid-19, termasuk yang meninggal.

“Kami terus mengusahakan. Sebab, dana yang diambil mulai kemarin bersumber dari dana BTT,” paparnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, semua klaim pasien Covid-19 yang hendak diajukan, wajib lengkap. Dengan demikian, klaim pasien dapat dicairkan segera mungkin.

“Kami menilai, setiap klaim pasien yang tidak lengkap berkasnya otomatis ditolak. Sebab, hal tersebut merupakan persoalan uang yang tidak sembarang dicairkan kecuali jelas dan tepat arahnya,” tandasnya. (imd/bri)

TARIF KHUSUS PEMULASARAAN JENAZAH

  1. Pemulasaraan jenazah Rp550 ribu
  2. Kantong jenazah Rp100 ribu
  3. Peti jenazah Rp1,75 juta
  4. Plastik erat Rp260 ribu
  5. Desinfektan jenazah Rp100 ribu
  6. Transport mobil jenazah Rp500 ribu
  7. Desinfektan mobil jenazah Rp100 ribu

Sumber: SE Kemenkes Nomor S-275/MK.02/2020

 Masa Kerja Petugas Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19 Akan Diperpajang Lagi

PAMEKASAN-Setelah meredanya penyebaran wabah Covid-19 di Pamekasan,atau  mulai bergantinya dari awalnya zona merah menjadi zona kuning, masih meninggalkan sejumlah pertanyaan terkait anggaran penanganannya.

Tidak hanya penanganan Covid-19, proses kegiatan pemakaman jenazah Covid-19 juga mendapatkan anggaran tidak sedikit, yaitu sebesar Rp500 juta.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Halifatur Rahman menjelaskan, proses pemakaman dilakukan oleh petugas sejumlah tujuh orang yang dikontrak selama enam bulan. Merka bertugas sejak bulan April hingga September. Setiap petugas digaji sebesar Rp1,7 juta setiap bulannya.

Kontrak tersebut diperpanjang lagi hingga Desember mendatang dan berencana akan diperpanjang kembali hingga 2021. Perpanjangan lanjutan itu jika wabah Covid-19 masih menyebar.

“Tapi bukan hanya untuk honor mereka, ada juga untuk pembelian APD dan alat kesehatan yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, sejak awal menyebarnya Covid-19 hingga saat ini terdapat 28 orang meninggal dunia.

Namun hanya 13 jenazah yang pemulasarannya dilakukan menggunakan protokol kesehatan. Keluarga korban menolak jika jenazah dirawat dengan protokol kesehatan, karena dilatarbelakangi ketidakpercayaan mereka terhadap Covid-19.

Dijelaskannya, setiap jenazah yang dilakukan pemulasaran sesuai protokol kesehatan Covid-19, menggunakan peti mati seharga Rp600 ribu per unit dan kain kafan seharga Rp100 ribu. Terdapat enam orang petugas pemulasaran dan mengantarkan jenazah hingga ke rumah duka.

Seluruh petugas tersebut dibayar Rp200 ribu setiap kali melakukan pemulasaran dan pengantaran jenazah. Selain itu, uang transportasi untuk pengantaran jenazah di dalalm Kabupaten Pamekasan yaitu sebesar Rp100 ribu. Sementara untuk pengantaran jenazah ke luar Pamekasan menghabiskan biaya sebesar Rp200 ribu. (ali/bri)

Masa Kerja Petugas Akan Diperpajang Lagi

  1. Pamekasan
  • Sediakan tujuh petugas khusus pemulasarn jenazah pasien Covid-19 debfab digaji  Rp1,7 juta perbulan dengan durasi kontrak 6 bulan
  • Terdapat 6 petugas dengan sistem kerja perpenanganan jenazah dengan jumlah sesuai kebutuhan
  • Setiap petugas dalam setiap penanganan mendapatkan honor Rp200 ribu

 

  1. Sampang
  • Terdapat 20 Petugas yang dibagi dalam dua tim
  • Masing-masing petugas mendapatkan honor Rp250 ribu perpenanganan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed