Klaim Pasien Covid-19 di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tunggu Persetujuan Kemenkes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) KESEHATAN: Pencairan klaim pasien Covid-19 di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep masih menunggu persetujuan dari Kemenkes.

KABARMADURA.ID | SUMENEP  -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep sudah tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat. Namun, klaim pasien Covid-19 masih belum terkabul sepenuhnya. Hingga saat ini pencairannya masih menunggu kepastian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erliyati mengatakan, klaim pasien Covid-19 masih belum terkabul semuanya. Sebab, dana tersebut dilakukan secara bertahap. Sehingga, harus menunggu tahap pencairan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dana yang sudah terbayarkan dari hasil klaim RSUD Sumenep senilai Rp9 juta lebih. Untuk klaim selanjutnya, harus menunggu dari Kemenkes,” katanya, Minggu (17/10/2021).

Dikatakan Erliyati, klaim tersebut bukan tanpa dasar. Yakni, berdasarkan Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia. Nomor HK. 01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Covid-19.

“Kami akan terus perjuangkan. Karena perawatan pasien menelan dana besar,” ujar dia.

Dilanjutkan, jika klaim pasien Covid-19 tidak cair, maka akan menghambat kinerja para tenaga kesehatan. Sebab, pembiayaan cukup banyak, yakni paling rendah sebanyak Rp8 juta, itu pun untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

“Alhamdulillah pasien Covid-19 sudah reda. Tinggal menunggu pengajuan dana ke Kemenkes,” ucap dia.

Diketahui sebelumnya, klaim pasien covid-19 ada beberapa tahapan. Pada tahap I mendapatkan Rp243 juta untuk 14 pasien, Tahap ke II Rp3 miliar untuk 62 pasien, Tahap ke III Rp4 miliar untuk 90 pasien Covid-19.

Dijelaskan, pengajuan klaim dilakukan pada BPJS Kesehatan. Setelah itu, oleh BPJS Kesehatan diajukan Kemenkes. Setelah itu, Kemenkes yang mengajukan.

“Kami sifatnya menunggu pencairan dari Kemenkes,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Fitri Choirudin mengatakan, klaim pasien Covid-19 sudah diajukan sesuai pengajuan dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Setelah itu, diajukan pada Kemenkes.

“Kami hanya mengajukan, dan tidak mempunyai kebijakan mengenai pencairannya,” ucap dengan singkat.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *