oleh

Klaster Covid-19 Bangkalan Mulai Meluas, Tiga OTG Tunggu Hasil PCR

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Setelah bertambah dua orang pada Jumat (25/4/2020) lalu, warga Bangkalan yang terinfeksi Covid-19 terus menjadi 8 orang. Kini, angkanya terus bertambah hingga 9 pasien. Pasien nomor 09 ini sendiri merupakan tambahan pasien asal Kecamatan Klampis.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengungkapkan, saat ini masih ada 3 orang lagi yang masuk dalam kategori orang tanga gejala (OTG) dan menunggu hasil swab atau PCR dari Litbangkes Jakarta. Katanya, 3 orang ini sedang berada di Balai Diklat. Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 6 orang.

“Yang di Balai Diklat masih menunggu hasil swab-nya. Untuk tracking yang pasien ke 9 ini hari ini sudah kami lakukan. Hasilnya belum bisa kami informasikan, akan kami rilis besok, Senin,” tukasnya.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 RSUD Bangkalan, dr. Catur Budi menyampaikan, pasien yang dinyatakan terinfeksi berdasarkan hasil swab tenggorokan dari Balitbngkes, Jakarta tersebut baru pulang dari pelayaran. Sehingga dia menduga, pasien nomor 09 tertular saat di perjalanan.

Berdasarkan keterangan Humas Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan Agus Zein, Pasien 09 Bangkalan berusia 28 tahun asal Klampis. Dia adalah seorang pekerja pelayaran yang datang pada 9 April 2020 lalu.

Kemudian naik bus bersama rombongan dari Bali sekitar 30 orang. Rombongan tersebut ada 4 orang asal Klampis termasuk FR.

“Tanggal 10 april 2020 ditelusuri oleh petugas surveilans diketahui bahwaPasien 09 tidak ada keluhan apapun dan tampak sehat,” jelasnya.

Ketika dilakukan rapid test di Bandara Bali dengan hasilnya negatif. Tetapi karena hasil rapid test-nya menyatakan ada dua temannya yang terinfeksi Covid-19, maka hasil konsultasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, dilakukan pemeriksaan rapid test ulang di Puskesmas Klampis.

“Tanggal 14 april 2020 dilakukan rapid test di Puskesmas Klampis, 4 orang yang dari pelayaran Dubai, termasuk FR. Dan FR dinyatakan positif rapid,” terangnya.

Sehingga, pada 15 April 2020 yakni Rabu jam 9.00 pagi, Dinkes Bangkalan mengambil spesimen untuk swab/PCR di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan. Pukul 13.00, FR diantar ke Balai Diklat untuk menjalani isolasi.

“Tanggal 25 april 2020 keluar hasil swab/PCR yang menyatakan FR positif Covid-19,” tuturnya.

Sekedar diketahui, pasien ini adalah yang kesembilan. Setelah satu asal Kecamatan Blega, Bangkalan, Arosbaya dinyatakan positif. Disusul lagi di Kecamatan Kamal tiga orang. Sedangkan Kecamatan Klampis yang awalnya dua, sekarang menjadi tiga orang. Kemudian, diketahui ada 6 orang terinfeksi covid-19 di salah satu instansi di pemerintah Bangkalan. (ina/waw)

 

Komentar

News Feed