KNPI Pamekasan Dorong OKP Miliki Kemandirian Ekonomi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BANGKIT: DPD KNPI Pamekasan saat melaksanakan Musda ke VIII di Hotel Berlian beberapa waktu yang lalu.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Sebagai rumah berhimpunnya 38 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Pamekasan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) memiliki sejumlah impian terhadap OKP di Pamekasan.

ALI WAFA, PAMEKASAN

KNPI merupakan organisasi vertikal yang kepengurusannya tersebar dari tingkat nasional hingga daerah. Lembaga ini memiliki tugas dan fungsi sebagai katalisator, fasilitator dan koordinator setiap OKP.

OKP yang dinaungi oleh KNPI merupakan OKP yang bersifat vertikal yang kepengurusannya eksis dari tingkat nasional hingga ke daerah. KNPI sendiri dalam satu periode memiliki masa kerja selama tiga tahun.

DPD KNPI Pamekasan merupakan sebuah lembaga yang menghimpun sejumlah OKP. Namun demikian, sejak tahun 2015 lalu, DPD KNPI Pamekasan sempat vakum dan tidak dapat bekerja optimal. Hal itu dikarenakan musyawarah daerah (musda) saat itu gagal menemukan titik temu sehingga berakhir buntu.

Kebuntuan tersebut mengakibatkan DPD KNPI Pamekasan ditangani oleh karteker, yaitu dipimpin oleh DPD KNPI Jawa Timur. Sehingga program dan kinerja tidak dapat berjalan optimal. Meski demikian, kali ini KNPI Pamekasan kembali bangkit dan kembali menjadi rumah OKP di Pamekasan.

Menurut Ketua DPD KNPI Pamekasan, Ali Hosnan, KNPI bukan merupakan lembaga milik pemerintah. Namun, KNPI merupakan lembaga kepemudaan yang memiliki kedekatan tersendiri dengan pemerintah karena sejarahnya KNPI dibentuk oleh pemerintah.

Sementara KNPI sendiri, bekerja menyambungkan sejumlah OKP di bawah naungannya dengan pemerintah. DPD KNPI Pamekasan memiliki sejumlah agenda ke depan yang akan digalakkan guna memberdayakan setiap OKP.

Salah satu yang akan dilakukannya yaitu dengan mencanangkan program “one OKP one economic development center”. Bahwa setiap OKP harus memiliki kemandirian ekonomi. Sehingga setiap OKP dapat berdikari dan mengembangkan organisasinya masing-masing.

Sebab menurutnya, selama ini OKP di Pamekasan masih bersifat swadaya, dan hal itu menjadi salah satu penyebab OKP di Pamekasan sulit berkembang. Dengan visinya itu, KNPI Pamekasan akan mendorong dan membantu memfasilitasi setiap OKP agar memiliki pusat sumber ekonominya masing-masing.

Pihaknya akan merangkul sejumlah lemabaga pemerintah agar dapat memfasilitasi setiap OKP yang sudah siap dan memiliki mental untuk berdikari. Sebab, pihaknya menginginkan pemberdayaan OKP dengan kemandirian ekonomi. Pihaknya juga harus memastikan terlebih dahulu bahwa OKP tersebut telah siap secara mental dan sumber daya manusia (SDM) untuk berdikari.

Selain itu, desa binaan pemuda (dinda) merupakan salah satu prioritas KNPI ke depan. Bahwa pemuda diharapkan menjadi pelopor di semua bidang, dimulai dari desa. Sehingga pemuda di Pamekasan dapat mempersiapkan ajang kompetensinya, mulai dari tingkat daerah hingga ke tingkat nasional.

“Akan ada kegiatan kepemudaan di semua bidang yang pelopornya adalah anak-anak muda Pamekasan,” ucap alumnus Universitas Madura (Unira) itu. (km58)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *