oleh

Komisi I DPRD Sampang Tekan Inspektorat Aktif Pantau ASN

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Inspektorat belum melakukan kebijakan khusus, mengenai kinerja aparatur sipil negara (ASN). Sebab, mengklaim belum ada bentuk pelanggaran yang dilakukan pejabat maupun pegawai negeri di semua jenjang. Hal tersebut disampaikan Kepala Inspektorat Sampang, Adi Wibowo kepada Kabar Madura, Rabu (24/3/2021).

Pihaknya memastikan, tahun ini tidak ada pelanggaran yang dilakukan oknum ASN. Khususnya dalam bidang kedisiplinan kerja sebagai pegawai negeri.  “Untuk tahun ini, belum ada pelanggaran dilakukan oknum PNS. Sehingga belum ada tindakan yang dilakukan,” katanya.

Bahkan, untuk tunggakan kasus PNS tahun lalu juga tidak ada. Namun, pihaknya mengaku tetap melakukan pengawasan di semua instansi. Mulai, tingkat kecamatan hingga tingkat organisasi perangkat daerah (OPD). Diakui, selama ini tidak ada tindakan yang melanggar kode etik pegawai negeri.

Namun, pihaknya berjanji akan terus memantau kinerja PNS. Jika ada pelanggaran akan dilakukan tindakan tegas. Sehingga, ada efek jera terhadap pegawai negeri yang nakal. Terutama melanggar kode etik sebagai aparatur Negara.

Disinggung mengenai penindakan tahun lalu?  Pihaknya enggan memberikan keterangan. Sebab,  belum genap setahun menjabat. Sehingga menolak memberikan keterangan secara rinci.

“Saya baru hitungan bulan menjabat disini. Untuk sebelumnya, kami tidak bisa menjelaskan. Yang jelas, jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oknum ASN akan kami tindak tegas,” janjinya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sampang, Aulia Rahman meminta inspektorat lebih serius mengawasi kinerja pemerintah. Menurutnya, tindakan inspektorat tidak hanya pada penindakan terhadap pegawai yang sudah terbukti melakukan pelanggaran.

Sebab, PNS yang nakal sudah mengganggu kinerja pemerintah.  “Tidak sedikit PNS yang keluyuran saat jam kerja. Dalam aturannya kan jelas, PNS dari pagi sampai siang jam istirahat di kantor. Terkecuali, ada keperluan kedinasan di luar kantor,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, masih banyak ditemukan PNS di luar kantor sebelum jam istirahat. Termasuk, masih adanya pejabat yang menggunakan mobil dinas di luar kepentingan kedinasan.

“Nah, ini adalah tugas inspektorat. Jangan menunggu PNS melanggar hukum dan terbukti. Tapi kedisiplinan PNS yang dilanggar pun harus ada teguran. Sehingga tidak sembarangan PNS ke luar kantor sebelum jam kerja,” tukasnya. (man/ito)

 

Komentar

News Feed