Komisi I Tepis Penyataan Kadispendukcapil

  • Whatsapp
PELAYANAN: keberadaan kartu identitas anak yang dinilai tidak penting oleh Pemkab Pamekasan, dinilai sebaliknya oleh legislatif.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kartu identitas anak (KIA) yang dinilai tidak terlalu penting, menuai sikap kontra dari legislatif. Alasannya,  karti itu akan menjadi data pertama bagi anak sebelum memiliki e-KTP.

Seperti yang diwacanakan, perberlakuan KIA tersebut akan dijadikan identitas bagi anak di bawah usia 17 tahun, agar bisa diakui negara. Hal itu, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 tentang KIA.

Sementara itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail menyayangkan adanya pernyataandari pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bahwa KIA tidak terlalu penting.

“Jadi saya kira KIA itu sangat penting sekali, karena bisa mendeteksi kesalahan-kesalahan administrasi kependudukan (adminduk) sejak dini. KIA juga jadi sumber utama dalam mendeteksi adminduk,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadispenduk) Pamekasan Herman Kusnadi menganggap,pembuatan KIA untuk anak dibawah usia 17 tahun kurang begitu penting. Alasanntya, sudah terwakili dengan adanya kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran.

 

“KIA itu menurut saya tidak terlalu penting, ada kartu keluarga, ada akte kelahiran,” ujar Herman. (km47/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *