Komisi II DPRD Pamekasan Dukung Penuh Program Pengembangan Ekonomi Pesantren

PUJI: Ketua Komisi II DPRD Pamekasan akan memastikan mendukung program inovatif dalam pengembangan ekonomi pesantren.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN  – Program kemandirian ekonomi pesantren melalui Agri Santripreneur dinilai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan sangat tepat dalam mendongkrak perekonomian umat.

Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan pasca adanya launching di Pondok Pesantren Sumber Bungur Pakong, akan menindaklanjuti secara kontinyu pengembangannya.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ahmadi, selama ini banyak aspirasi yang diterimanya dari berbagai konstituennya dalam rangka mendukung kemandirian pesantren. Pilihan program kemandirian ekonomi pesantren melalui Agri Santripreneur perlu diapresiasi oleh Pemkab. Sehingga, ia berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. .

Bacaan Lainnya

“Terkait regulasi aturan bantuan memang untuk masyarakat, syukur ini sudah ada wadah, sehingga dari dinas saya yakin tidak bingung lagi untuk memberi bantuan, karena lembaga jelas, programnya jelas,” paparnya.

Sementara itu, secara teknis Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Ajib Abdullah, dalam waktu dekat akan memformulasikan potensi kemandirian pesantren.  Supaya secara teknis bisa diatur berbagai kebutuhannya dalam rangka mendapatkan support dari pemerintah.

Kendatipun selama ini fokus binaannya kelompok tani, pihaknya akan siap sedia untuk mendukung keberlangsungan kemandirian pesantren. Sebab secara regulasi diperkenankan.

“Pesantren yang mau mengembangkan potensi ekonominya, maka kami akan melihat potensinya,” ulasnya.

Dia berharap akselerasi pengembangan kemandirian ekonomi pesantren di Bumi Gerbang Salam terus direspon positif dari pengelola pesantren. Supaya bisa sejalan dengan keinginan pemerintah dalam rangka menopang ketahanan pangan nasional.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.