Komisi II DPRD Sampang Desak Dishub Lakukan Pengawasan Terhadap Anggaran Masa Pemeliharaan PJU

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MOLOR: Pemasangan sejumlah tiang penerangan jalan umum (PJU) dengan sistem tenaga surya di Kabupaten Sampang, terus dilakukan menjelang masa kontrak selesai.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Proyek pemasangan lampu, penerangan jalan umum (PJU) dengan sistem tenaga surya di areal Jalan Raya Nasional, di wilayah Pantura Kabupaten Sampang sudah selesai. Bahkan, anggaran dana untuk pemeliharaan PJU tembus Rp9 miliar. Sehingga, perlu pengawasan secara ketat atas dana pemeliharaan tersebut.

Paling tidak, pengawasan secara intens dilakukan selama beberapa minggu ke depan.  Sehingga, jika ada kerusakan atau fasilitas PJU yang tidak berfungsi bisa diperbaiki secara maksimal. Hal ini diungkapkan, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Abdussalam, Minggu (10/01/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proyek itu dalam masa pemeliharaan selama beberapa pekan kedepan. Sehingga perlu dilakukan pengawasan.  “Pengawasan PJU memang tanggung jawab pemerintah pusat. Tapi Dinas Perhubungan (Dishub) di daerah, juga  harus berperan melakukan pengawasan, karena instansi di daerah yang lebih mengetahui kondisi PJU tersebut,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, jika ada kerusakan segera dilaporkan, agar ada penggantian. Sebab, jika kerusakan terjadi selama masa pemeliharaan, maka merupakan tanggung jawab kontraktor. Namun, jika sudah lepas dari masa pemeliharaan, tidak lagi tanggung jawab kontraktor. “Kontraktor wajib memanfaatkan dana pemeliharaan,” tuturnya.

Sebab, lanjut pria yang akrab disapa Aba Salam ini menegaskan, pengawasan dari pemerintah dipastikan akan lemah. Sehingga, Dishub setempat yang harus lebih proaktif melakukan pengawasan. Menurutnya, beberapa lokasi sudah berhasil dipasang PJU, Jalan Kecamatan Ketapang, Sokonanah, dan Jalan Raya Banyuates. Total lampu PJU yang dipasang sebanyak 235 lebih PJU jenis solar cell.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemasangan lampu PJU dilakukan di tiga lokasi. Rinciannya, 200 PJU dipasang di Jalan Raya Ketapang, 21 di Jalan Raya Banyuates dan 14 PJU dipasang di Jalan Raya Sokobanah, tepatnya di depan lokasi Wisata Pantai Lon Malang dan Wisata Pantai Jodoh Desa Tamberu Barat.

Sebagaimana tercantum di laman resmi sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tender proyek PJU Jalan Nasional dimenangkan oleh PT Pri Yaka Karya, alamat Jalan Pontianak Nomor 23 GKB Gresik Jatim dengan harga terkoreksi Rp 9.309.509.550.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub, Kabupaten Sampang, Aji Waluyo berjanji, akan melakukan pemantauan. Menurutnya, jika ada kerusakan akan segera berkoordinasi untuk dilakukan penggantian. “Kami tidak berwenang melakukan pengawasan. Tapi kami memantau dan melaporkan jika ada kerusakan,” imbuhnya. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *