Komisi III DPRD Sampang Desak PUPR Perketat Pengawasan Proyek Pisew

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENDESAK: Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang meminta Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperketat pengawasan pengerjaan proyek peningkatan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (Pisew) di 13 kecamatan.

KABRMADURA.ID | SAMPANG -Proyek peningkatan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (Pisew) sedang dalam sorotan legislatif. Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat turut serta melakukan pengawasan.

Anggota Komisi III DPRD Sampang, Abdussalam, meminta Dinas PUPR melaksanakan fungsinya. Sebab dalam program Pisew, Dinas PUPR tercatat sebagai salah satu pengawas. untuk semua menjaga pengerjaan program Pisew berkualitas.

“Pemerintah tidak bisa lepas tangan. Meskipun proyek itu dari pusat. Tapi mereka sebagai pengawas kabupaten, ” ungkap Abdussalam.

Dia menegaskan, dalam program Pisew maupun Kotaku, dinas terkait juga terlibat sebagai salah satu pengawas dan pendamping. Sehingga setiap pekerjaan harus terpantau. Menurutnya, anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat tidak sedikit, perlu dilakukan pengawasan secara serius. Ia menilai, jika dipasrahkan kepada pendamping, akan menimbulkan banyak keluhan.

“Maka perlu ada pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah. Jika memang ada ketidaksesuaian, harus segera diperbaiki, ” ujarnya.

Sebelumnya, diketahui jika proyek Pisew di Desa Kotah Jrengik menuai banyak keluhan. Sebab, meskipun baru selesai, terdapat beberapa kerusakan. Kondisi itu juga diungkapkan oleh Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Informasi dan Advokasi Rakyat (LSM PIAR) Sampang, Abd. Hamid, kepada Kabar Madura.

Sementara itu, untuk Program Pisew di Sampang dilaksanakan di 13 kecamatan. Total anggaran secara keseluruhan sebesar Rp7,8 milyar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Setiap kecamatan kecipratan anggaran sebesar Rp600 juta.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *