oleh

Komisi IV Sebut Perpusda Sumenep Perlu Dibenahi

KABARMADURA.ID, Sumenep – Minat baca kaum pelajar maupun masyarakat umum di Kabupaten Sumenep tidak selaras dengan ketersediaan fasilitas di Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusda). Kondisi itu, menjadi perhatian serius anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Samiuddin, Senin (29/09/2020).

Menurutnya, beberapa fasilitas di Perpusda harus dibenahi. Salah satunya, mengenai kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras), berupa fasilitas ruang baca yang masih jauh dari kategori ideal.

“Misalnya waktu kami datang ke sana seperti gedung itu masih terlalu sempit, tidak nampak kalau itu perpustakaan masyarakat Sumenep. Jadi ini yang mungkin perlu dibenahi,” ujarnya.

Selain fasilitas gedung, yang menjadi kendala para pembaca mengenai kelengkapan buku. Meski layanan langsung berupa peminjaman buku secara manual juga dilayani dengan buku berbasis e-book. Namun realisasi layanan itu tidak terlalu maksimal dan efektif.

Termasuk, penghargaan terhadap manuskrip lokal berupa arsip sejarah kurang diperhatikan.  Realitasnya, sejarah Kota Keris belum terkoleksi. “Misalnya seperti buku sejarah itu ternyata ada di luar negeri, termasuk buku penulis lokal, kami perhatikan belum ada. Ini yang menjadi atensi bersama untuk meningkatkan minat baca,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Perpusda Sumenep H. Ahmad Masuni mengakui jika beberapa fasilitas kurang memadai. Menurutnya, segala aktivitas saat ini terbilang masih terganjal kondisi, rencana pengambilan arsip di luar negeri belum bisa dipastikan tahun ini.

“Sudah disampaikan, masih menunggu petunjuk dari bupati,” paparnya.

Data dari tahun 2018, sejak layanan e-book itu didirikan hingga saat ini hanya ada 3.936 orang yang berkunjung di layanan e-book tersebut. Pihaknya mengaku meski layanan manual ditutup ternyata tidak berpengaruh terhadap jumlah pengunjungnya.

“Perhari itu pengunjungnya hanya sekitar 35 sampai 40 pengunjung, dan jumlah beberapa ribu tadi itu sudah terhitung dari akumulasi sejak layanan online didirikan. Dan itu tidak ada target,”pungkasnya. (ara/ito)

Komentar

News Feed