oleh

Kompetisi Terhenti, PSSI Bangkalan Ajukan Kursus Pelatih Lisensi D

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Setelah dapat surat edaran (SE), Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bangkalan tidak bisa melakukan apa-apa. Sebab, liga yang ditunggu telah gagal digulirkan.

Di samping itu, Askab PSSI Bangkalan tidak bisa menyelenggarakan kompetisi internal, sehingga klub binaan mereka tidak bisa berkompetisi. Itu berdampak terhadap pemain yang memiliki potensi sebagai pesepakbola profesional.

Ketua Askab PSSI Bangkalan Muhaimin menyampaikan, pihaknya tidak bisa melaksanakan kompetisi internal. Sebab, mematuhi imbauan Asprov PSSI Jatim yang telah diterimanya.

“Terkait itu, pasti akan berdampak buruk terhadap para pemain muda, dengan tidak adanya kompetisi,” ungkapnya pada Kabar Madura, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, bukan hanya di Kabupaten Bangkalan saja yang akan mendapatkan dampak dari tidak terjadinya kompetisi internal di kabupaten, tapi seluruh kabupaten di Jawa Timur turut tertimpa.

“Tapi kami hany mengimbau klub binaan kami, untuk saling menjaga performa bermain, sembari menunggu keputusan Asprov Jatim,” imbuhnya.

Karena tidak ada kompetisi internal, Askab PSSI Bangkalan berencana akan mengirimkan surat ke Asprov PSSI Jatim. Itu untuk melaksanakan kegiatan.

“Kami akan mengirim  surat permohonan kursus dan instruktur kursus pelatih lisensi D ke Asprov jatim. Tujuannya, untuk menyongsong kompetisi tahun depan agar lebih baik. Semoga Covid-19 cepat berlalu, agar kami bisa menjalankan tugas sebagaimana mestinya,” tutupnya. (km55/nam)

Komentar

News Feed