oleh

Komunitas “Kakang” Pelihara Silaturahmi dan Budaya Leluhur

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Komunitas yang terbilang baru ini merupakan inisiatif pemuda Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep yang diharapkan menjadi salah satu sarana  untuk melahirkan ide-ide dalam mengatasi berbagai persoalan; mulai dari sosial, ekonomi, agama, dan sebagainya .Komunitas ini bernama  ‘Komunitas Ayam Kate Batang-Batang’ (Kakang) dalam rangka memelihara warisan budaya leluhur dan sebagai ajang silaturahmi demi memanfaatkan waktu luang.

Koordinator Kakang Moh Yasid mengatakan, komunitas yang menghimpun pemuda timur daya itu juga diinginkan menjadi salah kegiatan positif, selain memang untuk memelihara budaya leluhur Jawa.

“Tujuan untuk turut melestarikan ayam Kate, karena merupakan ayam ras Jawa Indonesia agar tidak punah,” tutur dia kepada Kabar Madura.

Komunitas yang sudah beranggotakan  20 orang itu dalam jangka panjang akan meningkatkan nilai jual, sebab banyak keistimewaan yang menempel di dalamnya.

Salah satunya menurut dia yaitu khasiat telurnya yang banyak, dan harganya rata-rata Rp80 ribu meski bentuk tubuh ayam kecil dan mungil.

“Selain itu, untuk meningkatkan nilai tawar ayam Kate. Kan jika sudah banyak penggemar otomatis harganya semakin tinggi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, untuk untuk menjalin keharmonisan, maka kegiatan dilaksanakan secara bergantian, termasuk tempatnya. Selain itu, komunitas ini juga sebagai media silaturahmi antarpemuda, untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif. Sehingga para pemuda terhindar dari perilaku menyimpang, seperti pengaruh penyalahgunaan narkoba, dan juga terhindar dari aktivitas yang kurang bermanfaat.

“Kegiatannya setiap hari Minggu dan tempatnya berpindah-pindah ke rumah anggota komunitas,” pungkasnya. (ara/maf)

Komentar

News Feed