Komunitas Pengusaha Milenial Sampang Konsisten Lahirkan Pengusaha Baru

News22 Dilihat

KABARMADURA.ID | Kesamaan minat dan bakat menjadi salah satu motivasi terbentuknya sebuah komunitas. Salah satunya Komunitas Pengusaha Milenial Sampang (KPMS). Perkumpulan ini diisi oleh para pengusaha muda di Kota Bahari.

ALI WAFA, SAMPANG

Dalam skala nasional dan regional, ada beberapa komunitas para pengusaha. Di Kabupaten Sampang, juga ada komunitas para pengusaha. KPMS ini dibentuk pada awal tahun 2021. Sampai sekarang, komunitas ini tetap eksis dan produktif.

Badrus Sholeh (26) adalah salah seorang pendiri KPMS yang kini menjadi ketuanya. Dia menceritakan, sejak awal berdiri, KPMS hanya terdiri dari 9 orang anggota. Mereka adalah pengusaha lokal yang usianya tidak terpaut jauh darinya. Mereka adalah pengusaha yang masih segar.

Anggota KPMS terdiri dari pengusaha dari berbagai bidang. Mulai dari usaha jasa, konveksi, kuliner, hingga kerajinan. Terbentuknya KPMS dimulai dari obrolan santai di warung kopi. Karena seringnya mereka berbagi pengalaman dan wawasan, sehingga membentuk komunitas.

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa Cium Gelagat Parpol Tunggangi Aksi Besar-besaran Kades

“Kami pengusaha lokal. Kalau saya usahanya sablon, percetakan dan kuliner,” ucap Badrus, Minggu (8/1/2023).

Sejauh ini, KPMS telah memiliki jejaring yang dapat dimanfaatkan. Kerja sama dengan berbagai pihak pun dilakukan. Orientasinya yaitu untuk kemudahan bisnis yang telah dirintis para anggota. Kerja sama dengan perbankan dan pegadaian dibangun untuk kebutuhan finansial.

Tidak hanya untuk anggotanya, KPMS juga konsisten menularkan virus positif kepada para pemuda di Sampang. Terutama bagi pemuda yang memiliki minat dalam dunia bisnis. Mulai dari festival, hingga workshop digelar untuk melahirkan bibit pengusaha baru di Kota Bahari.

Salah satu pelatihan yang dilakukan yaitu pelatihan untuk barista. Pelatihan ini potensial dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sokobanah. Sebab, potensi wisata di sana memicu munculnya beberapa coffee shop. Peserta yang dilatih adalah pemula yang memiliki keinginan besar.

Selain itu, KPMS juga memfasilitasi para pemuda di Sampang dengan pelatihan kerajinan gerabah. Salah satu wilayah yang dinilai potensial yaitu Kecamatan Karang Penang. Di sana, terkenal sebuah produk genting. Sebagian besar warganya memiliki usaha genting.

Baca Juga :  Pengembangan Infrastruktur Bandara Trunojoyo Sumenep Tidak Lagi Prioritas

Pelatihan-pelatihan yang digelar itu terbukti efektif. Semua peserta workshop berhasil produktif usai mengikuti pelatihan. Sejumlah pengusaha baru bermunculan. Dengan begitu, dedikasi KPMS tidak hanya untuk pengusaha, tetapi juga untuk semua pemuda.

“Kami bantu pelatihannya, hingga mereka memiliki brand sendiri. Metode pemasarannya juga kami arahkan,” kata Badrus.

Redaktur: Moh Hasanuddin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *