Komunitas Supir Pick Up di Sumenep Jadi Wadah Silaturahmi dan Memperluas Jaringan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) BERKUMPUL: Acara rutin setiap Sabtu malam para supir menjalin keakraban.

KABARMADURA.ID –  Para supir pick di Sumenep membentuk komunitas tanpa struktur formal. Namanya yaitu Komunitas Supir Pick up (KSP). Mereka membentuk KSP untuk menjalin silaturahmi dengan sesama supir pick up. Setiap pekannya mengadakan acara kumpul bersama di titik tertentu di Sumenep.

RAZIN, Sumenep
Selain itu, komunitas tersebut didirikan untuk menjadi wadah melepas penat bagi para sopir yang setiap harinya bekerja. KSP juga bertujuan untuk mempererat keakraban dan menghapus pola pikir mencari saingan dalam mencari muatan.

“Kerja kami memang tidak teringat waktu, pagi berangkat, malam baru datang, bahkan sebaliknya. Sehingga dirasa perlu adanya perkumpulan-perkumpulan sebagai bentuk refreshing,” ungkap Moh. Rohis salah satu anggota KSP.

Pria asal Kecamatan Pragaan itu juga mengatakan, rata-rata usia sopir masih muda-muda bahkan ada yang belum menikah. Menurutnya, emosi mereka kadang tidak stabil. Sebab itu, adanya KSP diharapkan mampu menetralisir ketidakstabilan emosi supir muda tersebut.

Ia juga menambahkan, bahwa yang paling penting dari keberadaan KSP yaitu menambah jaringan. Apalagi saat ini pick up sebagai fasilitas muatan umum sudah mulai membludak. Komunitas ini saling mengontrol anggota yang menganggur karena tidak ada muatan.

“Maka kami sepakat untuk saling mengabari, yang tidak punya muatan dihubungi oleh yang lainnya agar sama-sama bekerja, begitulah asas komunitas ini,” imbuhnya.

Ia juga memiliki harapan, komunitas yang beranggotakan sekitar 30 orang tersebut tidak hanya menjadi tempat menghilangkan kepenatan, tetapi juga memiliki agenda rutin berupa bakti sosial

“Kami selalu ingin agar tetap solid, saat ini sudah berbeda dengan dulu, jumlah muatan lebih banyak dari yang akan dimuat, harus dipikirkan bersama-sama agar tidak boleh ada yang nganggur. Terpenting saling membantu saat terjadi kendala di jalan,” pungkasnya. (maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *