Kondisi Membaik, Pasien Covid-19 Pamekasan Tunggu Hasil Swab Lanjutan

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) BAIK: Kondisi pasien positif terjangkit Covid-19 yang dirawat di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan mulai membaik.

Kabarmadura.id/Pamekasan–Pasien asal Pamekasan yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 dan sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo Pamekasan, kini kondisinya mulai membaik.

Ketua Satgas Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo Pamekasan dr.Syaiful Hidayat mengatakan, kondisi pasien positf asal kecamatan Blumbungan yang sebelumnya mengikuti pelatihan haji di Sukolilo, Surabaya itu kini telah kembali normal.

Bacaan Lainnya

Bahkan, pasien tersebut kini sudah bisa beraktivias normal seperti orang sehat pada umumnya, menonton TV, berjalan dan sesekali bergurau, bahkan pasien sudah bisa berolahraga ringan seperti berlari-lari di ruang ruang isolasi. Kini, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lanjutan dari Litbangkes Kemenkes di Jakarta.

“Kondisi pasien baik, aktivitasnya sama seperti orang sehat, menjalankan ibadah, nonton TV dan lain-lain. Sekarang pasien menunggu hasil laboratorium. Pasien yang kami rawat sudah tidak ada keluhan seperti demam dan sesak nafas, artinya pasien ini sudah sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan Akhmad Marzuki membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, pasien sudah kembali normal seperti semula, dan sudah tidak mengalami derita sakit sebagaimana yang lumrah dialami oleh orang terinfeksi Covid-19.

Kendati demikian, pasien belum bisa dibawa pulang sebelum hasil pemeriksaan swab menyatakan pasien negatif terinfeksi Covid-19.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Pamekasan pasien sudah mulai membaik, kini ia beraktivitas normal seperti orang sehat pada umumnya. Tapi belum boleh dibawa pulang sebelum hasil pemeriksaan swab keluar,” ucapnya.

Sementara menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo Pamekasan dr. Farid Anwar, saat ini keluarga pasien dan pihak-pihak yang pernah berkontak langsung dengan pasien diisolasi mandiri di rumahnya masing-masing demi menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Keluarga dan pihak-pihak yang berkontak langsung saat ini diisolasi secara mandiri di kediamannya masing-masing, sebab virus ini mudah sekali tertular jadi kami sarankan mereka mengisolasi diri,” tukasnya. (km53/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *