Kongkow Lebih 3 Orang di Belanda Harus Bayar Rp6,5 Juta per-Orang

  • Whatsapp
(KM/ SYAHID MUJTAHIDY) BERJUANG: Perantau Madura yang sedang berada di Belanda dalam kondisi genting lantaran wabah Covid-19.

Kabarmadura.id-Kisah selanjutnya rubrik khusus Kabar Madura Madurantau edisi kali ini hadir dari Benua Eropa, lebih tepatnya Negara Belanda. Ternyata, orang Bangkalan Madura Mohammad Sholeh tengah mengais rezeki di negara berjuluk Kincir Angin itu.

Yang familiar, orang Madura biasanya mencoba keberuntungan di Benua Asia, seperti Malaysia, Arab Saudi, Hongkong, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Pria yang akrap disapa Sholeh itu tetap memilih bertahan di Belanda bersama istrinya di tengah wabah Covid-19 hingga saat ini. Namun, kondisi genting di Belanda kian membaik. Tak ayal, Pemerintah Belanda tengah ancang-ancang untuk kembali membuka instansi pendidikan.

Meskipun mulai membaik, kata Sholeh, Pemerintah Belanda tetap menganjurkan untuk tidak bepergian ketika tidak memiliki kepentingan mendesak. Serta, mengimbau agar tidak berkumpul lebih dari tiga orang atau akan dijatuhi denda sebesar 399 Euro atau setara dengan Rp6.687.021 Rupiah.

“Tidak seperti biasanya. Pemerintah Belanda menganjurkan tidak bepergian kalau tidak terlalu penting. Pemerintah Belanda melarang berkumpul lebih dari 3 orang. Kalau ketahuan berkumpul lebih dari 3 orang, maka akan dikenakan denda 399 Euro per-orang,” ceritanya kepada Kabar Madura, Selasa (28/4/2020) siang.

Kendati demikian, Sholeh menjelaskan, pemerintah tidak menerapkan lockdown layaknya negara lain di Benua Eropa seperti Spanyol, Itali, dan sebagainya. Namun, mengimbau agar tetap jaga jarak, serta mengenakan masker.

Di samping itu, pria kelahiran 12 Oktober 1981 ini menambahkan, sejumlah kantor di Belanda harus menerapkan sistem bekerja dari rumah.

“Kehidupan di tengah wabah Covid-19 ini seperti biasa, cuman jadi jarang kerja. Orang Belanda kerja dari rumah masing-masing, nggak kerja di kantor. Di sini tidak sampai menerapkan lockdown seperti Itali dan Spayol. Cuman, memberlakukan social distancing dan jaga jarak minimal 1,5 meter,” lanjutnya. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *