KONI Sampang Akui Krisis Atlet Usia Muda

  • Whatsapp
(KM. JAMAL/ILUSTRASI) KRISIS: KONI Sampang mengaku krisis atlet usia muda.

Kabarmadura.id/Sampang-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang, mengakui alai krisis atlet usia muda. Hal itu terjadi, lantaran selama ini KONI terlalu fokus meraih prestasi, namun mengabaikan tahapan pembinaan atlet usia muda.

Ketua KONI Sampang H Moh Syarifudin ST menyampaikan, untuk tahun 2020 dan seterusnya, pihaknya akan memberikan pembinaan secara maksimal terhadap atlet-atlet usia muda.

“Kami akan melakukan kordinasi dengan setiap cabang olahraga (cabor) untuk memberikan pembinaan yang maksimal,” katanya, Rabu (22/1/2020).

Tidak hanya itu, dirinya juga akan mewajibkan program binaan tersebut kepada seluruh cabang olahraga (cabor) yang ada di Kabupaten Sampang, khususnya cabor yang mendapatkan dana hibah.

“Agar tidak hanya produktif, namun dapat meraih medali di event-event resmi,” ujarnya

Selain itu, dirinya juga mengaku, kondisi yang dialami atlet di Kabupaten Sampang saat ini, disebabkan kurang maksimalnya pembinaan usia muda maupun proses regenerasi di masing-masing cabor.

“Karena selama ini kami terlalu fokus meraih prestasi semaksimal mungkin, namun mengabaikan tahapan pembinaan usia muda,” imbuhnya

Adapun untuk mengejar kondisi ketertinggalan tersebut, pihaknya akan memaksimalkan upaya dan kesadaran, serta komitmen bersama dari pengurus cabor untuk mendesak pembinaan usia muda.

“Kami akan memaksimalkan fungsi tim monev yang dibentuk dalam mendampingi cabor agar hasilnya maksimal, sesuai dengan harapan,” tutupnya. (mal/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *