KONI Sumenep Fokus 8 Cabor

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BERHARAP: Tahun 2022 mendatang target 20 besar tercapai. Persiapan Porprov Jatim KONI Sumenep fokus 8 Cabor

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Prestasi atau peringkat kejuaran olahraga di bawah binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep masih sangat rendah dibanding dengan kabupaten lain di Jawa Timur (Jatim). Hal itu tercatat dari target 20 besar tidak bisa direalisasikan tahun ini.

Ketua KONI Sumenep Sutan Hady Cahyadi mengatakan, untuk membenahi atau mengejar target yakni 20 besar se-Jatim. Pihaknya akan prioritaskan cabang olahraga (cabor) yang produktif untuk diikutkan pada kompetisi gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Sebagai evaluasi kita telah memanggil ketua cabor tersebut bersama pengurus KONI bagaimana persiapan-persiapan, namun sementara kami fokus pada 8 cabor terlebih dahulu,” kata Sutan. Selasa (7/12/2021).

KONI Sumenep memprioritas 8 cabor di antaranya, panjat tebing, biliar, judo, pencak silat, angkat besi, bola voli, tenis meja, dan yang lain. Sampai saat ini terus dipersiapkan menuju porprov mendatang.

Dari 23 cabor yang ada di Kota Keris ini, lanjut Sutan, sebenarnya rata-rata sudah berjalan, dan pada pra kompetisi kemarin sudah ada yang mencatatkan nama di kejuaran, bahkan ada yang sudah mendapatkan medali emas yakni biliar dan judo, sementara sepak takraw mendapat juara 2.

Sementara untuk mendukung dan terealisasinya target tersebut, pihaknya sangat berharap anggaran Rp2 miliar tahun 2021 ini bisa terealisasi dengan maksimal. Sehingga dalam penganggaran selanjutnya dapat lebih diprioritaskan.

“Pada tahun sebelumnya anggaran KONI berkisar Rp2 miliar namun untuk persiapan kejuaran 2022 kami butuh  Rp4 miliar,” tuturnya.

Salah satu atlet di Sumenep Robi Firmansyah menuturkan, sebenarnya masih banyak atlet yang harus mengeluarkan dana sendiri ketika mengikuti kejuaraan, hal itu tersebut diharapkan menjadi evaluasi perhatikan KONI ke depannya

“Banyak dari kami itu biaya sendiri daftar sendiri, yang difasilitasi itu menurut saya harus rata,” kata dia.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *