oleh

Konsolidasi Lokal hingga Nasional; Bupati Pamekasan Istikamah Jalani Agenda Padat

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kepiawaian Bupati Pamekasan H Badrut Tamam dalam menjalin komunikasi positif lintas sektoral menjadi nilai istimewa tersendiri. Selama tiga hari berturut-turut, pria yang akrab disapa Ra Baddrut tersebut mampu menghadirkan spirit konsolidasi dengan optimal, baik di tingkat lokal hingga skala nasional.

Pada Hari Kamis (25/06/2020), Ra Baddrut berdiskusi mendalam tentang Desa Berkemajuan Menuju Indonesia Unggul bersama Mas Menteri Halim Iskandar di kantor Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Jakarta. Hal itu nantinya akan diterapkan menuju Kabupaten Hebat, Rajjah, Bajjrah, tor Parjughah.

Sehari setelah itu, tepatnya Jumat (26/06/2020) siang, terdapat tiga agenda penting yang harus diselesaikan. Pertama, pukul 14.00 WIB, Ra Baddrut menerima hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2019 dengan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selanjutnya, pukul 17.00 WIB, Ra Baddrut menjalin silaturahim dengan KH. Abdul Jalil selaku Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sidogiri di Mandhepah Aghung Ronggosukowati. Tidak hanya itu, pada pukul 19.30 WIB, Ra Baddrut juga menerima kunjungan dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Prof. Mahfud MD.

Pada Hari Sabtu, (27/06/2020) Ra Baddrut memfasilitasi pertemuan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jatim, Ketum Pengurus Cabang (PC) PMII Pamekasan, dan Ikatan Alumni (IKA) PMII Pamekasan dengan Kapolres Pamekasan. Itu terkait bentrok aparat dengan saat mahasiswa demonstrasi.

Muaranya, seluruh ikhtiar konsolidasi tersebut membuahkan hasil yang optimal. Mulai dari diskusi dengan Mas Menteri Halim Iskandar untuk diterapkan di daerah, penerimaan WTP dari BPK RI yang dipersembahkan kepada masyarakat Pamekasan, hingga penyelesaian bentrok aparat kepolisian dan mahasiswa yang saat ini berhasil membangun sinergitas sataretanan.

“Alhamdulillah semua agenda bisa saya lalui dengan lancar. Haqqul yaqin ada hikmahnya. Semua ini saya lakukan untuk masyarakat Pamekasan. Dan menjadikan kabupaten ini Rajjah, Bajjrah tor Parjugheh. Terima kasih banyak saya haturkan kepada semua elemen yang turut serta memperjuangkan dalam menjadikan Pamekasan Hebat,” tukas bupati yang murah senyum dan mudah akrab tersebut. (ito/nam)

 

 

 

Komentar

News Feed