oleh

Kontraktor Lewati Batas Waktu Penyelesaian Pembangunan Tower Desa

Kabarmadura.id/Sampang-Pengaktifan tower desa yang diprediksi selesai pada akhir Juli 2020 lalu, tidak sesuai dengan kesepakatan pada saat rapat bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan pemilik tower, PT. Atos selaku kontrak kerja.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fatoni mengatakan, pada 13 Juli lalu, pihaknya memanggil kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) beserta pemilik PT. Atos untuk mempertanyakan kondisi tower desa. Namun, hingga saat ini, semua tower desa yang disepakati akan bisa difungsikan pada akhir Juli itu, belum selesai seratus persen.

Padahal, tower desa ini sangat mendukung untuk pendidikan yang dilaksanakan secara daring. Selain itu, berfungsi untuk mengupdate data kependudukan di Kota Bahari.

“Pengaktifan tower desa ini disepakati akhir Juli selesai, cuma ini sudah melewati batas yang sudah disepakati,” ungkapnya, Minggu (9/8/2020).

Ditambahkan, dari 67 desa yang sudah ada towernya dari tahun 2019 itu tidak berfungsi secara maksimal. Sebab kondisi jaringannya sering terganggu, padahal katanya 67 desa itu akan diaktifkan secara maksimal.

Selain itu, dia meminta kepada kepala DPMD untuk mempertanggungjawabkan kelalaiannya,  karena telah melewati batas waktu. Bahkan dia mengancam  memutus kontrak PT Atos jika tidak bisa bekerja sesuai kontrak.

“Saya harap DPMD dan Diskominfo Sampang untuk segera mengaktifkan tower desa itu, karena aktifnya tower desa saat ini sangat dibutuhkan dengan adanya pembelajaran daring,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPMD Sampang Malik Amrullah mengatakan, tower desa yang sudah dipasang pada tahun 2019 sebanyak 67 unit dan sudah berfungsi, sehingga sisanya tinggal diproses. Adapun sebagian dari tanggungan 113 unit yang tersisa, masih dalam proses. Sebab ada bebapa alat seperti alat penguat jaringan yang belum terpasang.

“Di Sampang ada 180 desa, dan sudah terpasang 67, jadi sisanya belum selesai karena, pengerjaannya itu tergantung dana yang masuk. Namun, akhir Juli ini selesai,” tuturnya pada 13 Juli 2020 lalu. (mal/waw)

Komentar

News Feed