oleh

Kontrol ASN Lemah, Hanya Berdasarkan Absen Online

Kabarmadura.id/Sumenep-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengaku mempunyai keterbatasan dalam memantau aktivitas aparatur sipil negara (ASN). Kepala Bidang (Kabid) Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) BKPSDM Sumenep Linda Mardiana mengatakan, tanpa laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) pihaknya tidak dapat memberikan tindakan terhadap ASN yang bertingkah nakal.

“Misalnya saya atau pegawai BKPSDM lain mempergoki ASN berkeliaran bahkan berbuat tidak senonoh, tidak bisa ditindak. Pengawasan hanya melalui ceklok saja. Kecuali jika tidak masuk, bisa dilihat dari absensi online,” katanya, kemarin.
Tetapi jika sudah ramai diberitakan atau dibicarakan oleh publik, maka dirinya hanya bisa berkoordinasi dengan pimpinan OPD, mengklarifikasi terkait tingkah personelnya.
Linda juga menjelaskan, jika ada ASN yang terjangkit kasus hukum, maka pihaknya akan memberikan sanksi hanya ketika sudah ada keputusan tetap serta ada rekomendasi dari kejaksaan maupun kepolisian.
“Kalau sudah berkasus dan tidak dilaporkan oleh OPD yang bersangkutan, kami akan menegur dan tetap memproses sanksi-sanksinya mulai dari ringan, sedang, dan berat,” imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap berharap meski tidak ada kontrol secara ketat, ASN yang bertugas di Sumenep tetap bekerja sesuai regulasi sehingga tidak ada persoalan-persoalan di kemudian hari.
“Eman-eman, soalnya pengabdiannya harus benar-benar tuntas. Jika bermasalah dan harus dipecat, saying. Sebab prosesnya sangat panjang,” pungkasnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed