oleh

Kopontren Sumenep Mayoritas Tidak Perbaharui RAT

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Sumenep masih mengakui bahwa aktivitas koperasi pesantren (kopontren) tidak berjalan optimal. Bahkan, hal itu menjadi sandungan visi misi bupati dalam mewujudkan pesantren produktif dan mandiri.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Koperasi Diskop UM Sumenep Moh Kamaruddin menyampaikan, hal itu terbukti hanya satu kopontren yang hanya memperbaharui rencana anggaran tahunan (RAT).

Menurut dia, sebagai barometer koperasi itu aktif adalah yang paling aktif memperbaharui RAT. Namun sebagai upaya, pihaknya akan segera memverifikasi ulang dan memberikan imbauan-imbauan bagi pesantren yang koperasinya hanya formalitas.

“Sedikit sekali yang urus RAT, kalau pesantren hanya di Al- Amiin Prenduan saja yang ada RAT-nya. Terkesan aktifnya ketika ada kegiatanya saja,” katanya.

Harapannya, dari ratusan pesantren yang tersebar di kabupaten paling timur Pulau Madura ini bisa berseragam mengurus terlebih dahulu RAT-nya.

Kendati begitu, dia mengaku tidak dapat berbuat banyak, apalagi untuk tahun ini pihaknya hanya ada program monitoring dan evaluasi. Program yang bertujuan untuk menghasilkan data terbaru koperasi yang berjalan aktif dan yang hanya sekadar formalitas saja.

Kamal menambahkan, bagi koperasi yang sudah berjalan dan ada aktivitas produksinya maka hanya difasilitasi legalitasnya saja, artinya jika kepada pengembangan dengan memberikan modal, itu menurutnya tidak mungkin bisa dalam tahun ini.

“Kami monev saja, paling akan dijadwalkan minggu ini, dengan seperti itu kami lebih tahu di mana saja koperasi yang benar-benar tidak hanya sekedar ada, tetapi berjalan sesuai harapan,” imbuhnya.

Penunjang koperasi juga diprioritaskan oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Dewi Khalifah. Salah satu giat utama dalam tahun pertama kerja adalah fokus ke pembenahan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menargetkan kegiatan-kegiatan tersebut menjalar ke pembenahan koperasi.

“Kami sementara fokus ke UMKM dulu, harapannya ekonomi masyarakat dapat berangsur pulih, terlebih di masa pandemi ini,” paparnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed