oleh

Kopri PMII Sampang Minta Polisi Habis-habisan Kejar Pelaku Pemerkosaan

Kabarmadura.id/SAMPANG-Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengeluarkan ultimatum ke Polres Sampang. Jika dalam sepekan ke depan tidak mampu mengembangkan kasus pemerkosaan yang terjadi pada Januari 2020 lalu, terpaksa akan melakukan turun jalan.

Ketua Kopri PC PMII Sampang Raudhatul Jannah mengatakan, pihaknya mengawal kasus kekerasan itu, karena jika tidak ada tindakan yang serius dalam menanganinya, maka tidak ada efek jera. Bahkan jika terkesan dibiarkan, artinya tidak akan ada penanganan yang serius ke depan, dan oleh pelaku dianggap hal yang sepele.

Padahal, jelas dia, dampak dari kasus kekerasan semacam pemerkosaan ini sangat berdampak pada psikologis korban.

“Saya mengawal kasus ini bukan main-main, jadi jika ke depan tidak ada tindakan, maka kami akan turun jalan untuk meminta ketegasan, sebab kami sebagai perempuan sangat tidak terima jika diperlakukan seperti ini,” ungkapnya bernada kesal, Selasa (7/9/2020).

Kegeramannya dengan kasus itu, karena empat pelaku yang melarikan diri tidak kunjung ditangkap, sehingga dianggap menambah kesan bahwa kepolisian Sampang semakin menunjukan kelemahannya. Kondisi itu dinilai berdampak buruk terhadap perempuan lain, karena kurangnya kepercayaan terhadap kepolisian.

“Polisi itu jaringannya banyak, jadi jika kasus ini ditangani secara serius, maka pelaku pasti bisa tertangkap, dan itu tidak butuh waktu lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang, Aiptu Sujianto menuturkan, soal aksi yang akan dilakukan PMII, pihaknya mempersilakan. Sebab, melakukan aksi hak setiap warga negara. Namun, mengenai penyelesaian kasus ini, pihaknya tidak hanya tinggal diam. Sebab, yang dicari tersebut manusia, yang pasti melarikan diri.

“Kami tidak tinggal diam terkait masalah itu. Selama permasalahan ini belum selesai, tetap akan kami cari, dan akan diusut tuntas, dan kemarin dapat informasi bahwa ada di Tangerang, tetapi saat kami samperin tidak ada,” singkatnya. (mal/waw)

Komentar

News Feed