oleh

KPK dan PMII Guluk-Guluk Gelar Diskusi Publik

Kabarmadura.id/SUMENEP-Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Guluk-Guluk Sumenep bersama sejumlah santri Annuqayah, melangsungkan diskusi publik bersama Koordinator Program Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Rofie Haryanto.

Diskusi publik yang mengusung tema ‘Edukasi Politik; Santri Melawan Korupsi’ berlangsung di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Daerah Lubangsa itu, Jumat (14/2) diikuti oleh santri dan kader PMII Komisariat Guluk-Guluk.

KPK RI sebagaimana diketahui, bahwa dalam melakukan salah satu tugasnya memberikan edukasi tentang bahaya korupsi dan pendidikan politik bersih tanpa money politik. Hal itu menjadi bahan diskusi sekaligus memberikan pemahaman kepada peserta diskusi.

Salah satu tujuan diskusi publik tersebut, yakni tiada lain bermaksud memberikan pemahaman atau eduaksi mengenai peran santri dalam problem korupsi di negeri ini.

Sementara Koordinator Program Prevention Komisi KPK RI Rofie Haryanto menyampaikan, jika santri sudah banyak memberikan peran terhadap bangsa dan negeri. Begitu juga dalam menangkal korupsi, santri diharapkan mampu berperan aktif. Hal itu berangkat dari disiplin keilmuan yang dimiliki santri sangat luas.

“Identitas santri sebenarnya tidak hanya berkaitan dengan ilmu-ilmu agama, melainkan ia luas menyangkut segala disiplin keilmuan. Begitulah kira-kira santri, sehingga perannya dalam menangkal korupsi sangatlah dibutuhkan oleh negara ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, korupsi adalah musuh negeri ini. Santri juga diharapkan mengawasi dan mewaspadai jalannya politik disekitar kita. Apalagi tahun ini Sumenep akan menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup).

“Jika terjadi kejanggalan, lihat, lawan dan laporkan! KPK bersama kalian (santri, red) jangan pernah takut,” tegasnya saat ditanya persoalan Sumenep dengan sejuta problem money politik yang tidak berkesudahan.

Sedangkan dari pihak komisariat sendiri merasa senang bisa diajak bersama-sama oleh KPK RI dalam mengkampanyekan menolak korupsi.

Sebagaimana disampiakan Ketua PK PMII Guluk-Guluk Moh Faiq, sangat berterimakasih pada pihak KPK RI telah hadir bersama pihaknya. Selain itu, tetimakasih juga disampaikan kepada pengurus pesantren karena diberikan izin untuk menempati ruangan serta mewajibkan santri mahasiswa untuk ikut kegiatan tersebut.

“Perlu diingat, malam ini ada bukti dan tanda bahwa kader PMII Guluk-Guluk akan selalu menjadi garda terdepan, melawan sistem politik elektoral menghamba pada kepentingan segelintir orang yang akan melahirkan korupsi berkepanjangan.

“Jika tunduk dan takluk, maka hanya memperpanjang sejarah perbudakan yang ada. Satu kata, lawan!,” tandasnya. (ong)

Komentar

News Feed